Adhyaksanews. -- -- Kalimantan Tengah. Kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran Besar Kota Palangka Raya kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat setiap akhir pekan. Sejak pagi hari, warga tampak memadati lokasi untuk berolahraga, berjalan santai, hingga menikmati suasana ruang publik yang bebas dari kendaraan bermotor.
CFD yang rutin dilaksanakan pada hari Minggu ini berlangsung di seputaran Bundaran Besar dan sejumlah ruas jalan utama. Kegiatan biasanya dimulai sejak subuh hingga sekitar pukul 08.00 WIB, dengan pengamanan dari pihak kepolisian guna memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman dan tertib.

Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh berbagai instansi pemerintah untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Salah satunya adalah Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kejati Kalteng) yang membuka stan pelayanan di lokasi CFD.
Stan pelayanan Kejati Kalteng tersebut berada di sekitar Bundaran Besar, tepatnya di depan Hotel Dandang Tingang. Dalam kegiatan tersebut, pelayanan dipimpin oleh Kepala Seksi Tata Usaha Negara Kejati Kalteng, Bapak Armadi Petrus Barus, SH., M.H., bersama jajaran.
Melalui kehadiran stan pelayanan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi hukum serta konsultasi secara langsung dengan pihak kejaksaan. Hal ini menjadi bentuk nyata pendekatan institusi penegak hukum kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Kegiatan CFD di Palangka Raya sendiri tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga mendorong aktivitas sosial dan ekonomi. Banyak pelaku UMKM turut memanfaatkan momentum ini untuk berjualan, sehingga membantu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan Car Free Day di Bundaran Besar Palangka Raya menjadi ruang publik yang positif, menghadirkan suasana aman, nyaman, serta mempererat interaksi antara pemerintah dan masyarakat.
Penulis : M. Faza | Editor : Tya