Jumat, 31 Juli 2026

Kemanunggalan TNI-Rakyat TMMD Ke-128 Resmi Ditutup, Infrastruktur Mesuji Makmur OKI Kini Makin Prima

OKI SUMSEL,  Adhyaksanews. -- --Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., didampingi Ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya Ny. Susi Ujang Darwis secara resmi menutup Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 TA 2026 di wilayah Kodam II/Sriwijaya, Kamis (21/05/2026). 

Upacara penutupan yang dipusatkan di Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini menandai kesuksesan kolaborasi lintas sektoral antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa", program ini berfokus penuh pada peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang prima. Kehadiran Pangdam II/Sriwijaya yang didampingi oleh jajaran Pejabat Utama Kodam II/Sriwijaya disambut hangat oleh Forkopimda Kabupaten OKI beserta tokoh masyarakat setempat. Hal ini, menegaskan kembali komitmen TNI dalam mendukung pemerintah daerah menstimulasi pertumbuhan ekonomi di kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau.

Keberhasilan utama TMMD Ke-128 kali ini dibuktikan melalui rampungnya 100% sasaran fisik yang berdampak langsung pada mobilitas warga, salah satunya pembukaan jalan baru sepanjang 6 kilometer dengan lebar 8 meter. Infrastruktur jalan ini diproyeksikan menjadi urat nadi perekonomian baru yang mempermudah distribusi hasil bumi. Selain akses transportasi, program ini juga sukses mengintegrasikan program Ketahanan Pangan (Hanpangan) guna memperkuat sektor agraris lokal di Kecamatan Mesuji Makmur.

Peningkatan kualitas hidup masyarakat juga menyasar sektor kesehatan lingkungan dan pemukiman melalui pembangunan fasilitas sanitasi yang higienis. TNI berhasil membangun 5 unit fasilitas MCK baru serta menyediakannya 5 titik sumur bor sebagai solusi akses air bersih layak konsumsi bagi warga desa. Tak hanya itu, program ini juga menyelesaikan renovasi fasilitas peribadatan berupa rehabilitasi mushola serta pelaksanaan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga kurang mampu.(Red) 

| Editor : Koni Setiadi