OKU Selatan, Adhyaksanews. -- --Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumatera Selatan, turut serta pada kegiatan Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru guna menghadiri kegiatan Sriwijaya Ranau Grand Fondo (SRGF) 2025 dan Festival Danau Ranau XXIV yang berlangsung meriah di kawasan Danau Ranau, OKU Selatan, Sabtu (15/11/2025)
Selain acara SRGF 2025, rangkaian acara diisi pula dengan berbagai kegiatan penting diantaranya, Dialog Tani, Nelayan, dan Penggiat Pariwisata, serta Penyerahan berbagai Bantuan salah satunya Bantuan Keuangan Khusus Desa dari Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Pantai Bidadari.
Dialog ini menghadirkan peserta dari Kepala Desa, PKK Desa, masyarakat lokal dan pelaku/komunitas/kelompok sektor pertanian dan perikanan/nelayan. 
Di tempat yang sama, dilakukan pula Penyerahan Bantuan, salah satunya Bantuan Keuangan Khusus untuk Desa se-Sumsel dari Pemerintah Provinsi.
Bantuan keuangan tersebut diperuntukkan bagi 2.856 Desa dg total bantuan Rp57.120.000.000, yang secara simbolis diserahkan langsung oleh H. Herman Deru kepada perwakilan Desa dengan diberikan pada 19 Kepala Desa dari 19 Kecamatan di OKU Selatan.
Bantuan tersebut diarahkan untuk operasional Pemerintahan Desa dan BPD, Transformasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal, Ketahanan Pangan oleh Dasa Wisma, Dukungan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) dengan pelaksanaan tes narkoba bagi Pemerintah Desa dan Ketua Karang Taruna.
Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur H. Herman Deru mengapresiasi pelaksanaan SRGF 2025 yang sukses menarik wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, pelestarian adat budaya serta menjadi sarana promosi potensi Danau Ranau. Ia meminta agar tahun-tahun mendatang OKU Selatan dapat menghadirkan event event lain untuk semakin mengoptimalkan keindahan dan daya tarik Danau Ranau sebagai destinasi wisata unggulan Sumatera Selatan.
Disela acara, Kepala Dinas PMD Provinsi Sumsel, Drs. H. Sutoko, M.Si., menyatakan komitmennya untuk turut membangun kualitas SDM, menjalankan program pemberdayaan masyarakat dan desa, sehingga masyarakat dan pemerintah desa dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada demi meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan asli desa.
"Ajang Gran Fondo ini salah satu upaya untuk memberdayakan desa dalam pemanfaatan potensi, pengembangan ekonomi untuk meningkatkan pendapatan asli desa dan usaha ekonomi masyarakat, yang berkelanjutan. Alhamdulillah dengan potensi alam yang bagus untuk gelaran sport tourism bertaraf nasional dan internasional, mudah mudahan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan Desa melalui UMKM yang ada," tuturnya.
"Saya berharap, dengan sinergi Pemprov Sumsel, Pemkab OKU Selatan, dan masyarakat sekitar Danau Ranau, SRGF dapat terus digelar dan akan ada event olah raga air yang lain yang semakin menjadi daya tarik para atlit dan wiasatawan untuk terus berkunjung kesini sehingga membawa dampak peningkatan Usaha ekonomi masyarakat dan Desa, mampu mengangkat Sumatera Selatan sebagai destinasi wisata sesuai harapan Gubernur," ujarnya menutup perbincangan.
Nopran
| Editor : Koni Setiadi