Adhyaksanews. -- -- Kalimantan Tengah – Forum pertemuan kepala desa se-Kalimantan Tengah mencatat kehadiran sebanyak 1.107 kepala desa berdasarkan data sementara. Kehadiran tersebut menunjukkan tingginya partisipasi pemerintah desa dalam membahas berbagai persoalan strategis di wilayah masing-masing.
Adapun rincian kehadiran kepala desa dari masing-masing kabupaten adalah sebagai berikut: Kabupaten Pulang Pisau sebanyak 86 kepala desa, Sukamara 28 kepala desa, Kapuas 213 kepala desa, Kotawaringin Barat 51 kepala desa, Barito Selatan 50 kepala desa, Lamandau 84 kepala desa, Seruyan 28 kepala desa, Kotawaringin Timur 106 kepala desa, Katingan 154 kepala desa, Barito Utara 89 kepala desa, Gunung Mas 114 kepala desa, Barito Timur 75 kepala desa, dan Murung Raya 29 kepala desa.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu penting turut disampaikan, salah satunya terkait konflik lahan yang dialami beberapa desa. Kepala Desa Pangkalan Banteng secara khusus menyampaikan aspirasi mengenai adanya dugaan penyerobotan wilayah desa oleh perusahaan perkebunan yang beroperasi di luar izin Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki, baik oleh perusahaan milik negara maupun swasta.

Ia meminta kepada para pemangku kepentingan (stakeholder) terkait untuk segera turun tangan membantu penyelesaian permasalahan tersebut secara adil dan transparan. Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap masyarakat desa dan pemerintah desa agar tidak mengalami kriminalisasi dalam memperjuangkan hak atas wilayahnya.

Forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antara pemerintah desa dan pihak terkait, guna mencari solusi terbaik terhadap berbagai persoalan yang dihadapi di daerah, khususnya yang berkaitan dengan konflik agraria dan perlindungan hak masyarakat desa.
Penulis : M. Faza | Editor : Tya