Wamena, Adhyaksanews. -- --Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Papua Pegunungan, Andru Bahabol, bersama Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, SE., MM, melakukan kunjungan kerja ke area persawahan Wita-Waya, Kabupaten Jayawijaya, sekaligus mengikuti panen raya padi, Kamis (15/11). Dalam kegiatan tersebut, keduanya turut melakukan perontokan padi menggunakan mesin mini hingga proses penggilingan langsung di lapangan.
Kunjungan ini disambut oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Jayawijaya, yang menilai kehadiran Kadin Papua Pegunungan sebagai langkah penting dalam memperkuat pemberdayaan petani melalui dukungan infrastruktur, pendampingan usaha, serta perluasan akses pasar bagi komoditas lokal.
P3A dan Kadin: Kolaborasi Multisektor untuk Memajukan Pertanian Jayawijaya
P3A Jayawijaya menilai kolaborasinya dengan Kadin merupakan peluang strategis untuk memecahkan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani, terutama dalam hal distribusi hasil panen, manajemen usaha tani, dan pemanfaatan teknologi modern.
Menurut P3A, Kadin telah hadir sebagai mitra strategis pemerintah yang membantu mendorong pembangunan sektor pertanian serta mengoptimalkan potensi alam Jayawijaya. Kehadiran Kadin dinilai memperkuat upaya pemerintah dalam pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi, yang merupakan faktor penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Dukungan Infrastruktur, Pendampingan Usaha, dan Pembukaan Akses Pasar
Kadin Papua Pegunungan dianggap memiliki kapasitas dan jaringan yang mampu membantu petani dalam berbagai aspek, di antaranya:
Pendampingan usaha tani, mulai dari pelatihan kewirausahaan, pengelolaan usaha, hingga akses teknologi pertanian modern.
Pembukaan akses pasar yang lebih luas, termasuk peluang ekspor untuk komoditas unggulan Jayawijaya.
Mendorong masuknya investasi dari pelaku industri agribisnis yang berpotensi mengembangkan sektor pertanian lokal.
Petani berharap kehadiran Kadin dapat membuka jalur distribusi yang lebih efektif dan menarik minat investor untuk mempercepat pembangunan ekonomi berbasis pertanian di daerah.
Sinergi Pemerintah dan Swasta: Program Irigasi P3A Terus Meningkat
Selama ini, P3A Jayawijaya telah mendapatkan banyak manfaat dari dukungan Kementerian PUPR dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke terkait program pembangunan dan pemeliharaan irigasi.
Dengan masuknya Kadin, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dinilai dapat semakin kuat sehingga keberlanjutan program pembangunan irigasi dapat terjaga. Hal ini menjadi fondasi penting bagi peningkatan produktivitas padi dan komoditas lainnya di Jayawijaya.
Potensi Peran Kadin dalam Penguatan Ekosistem Pertanian
Kadin Papua Pegunungan dinilai memiliki potensi besar untuk berperan sebagai:
Fasilitator kemitraan, yang menghubungkan petani dengan pelaku industri agribisnis.
Penggerak advokasi kebijakan, guna mendorong regulasi yang berpihak pada petani lokal dan perkembangan ekonomi daerah.
Peningkat kapasitas SDM, melalui penyediaan pelatihan dan sertifikasi bagi petani agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Katalisator Ekonomi Lokal
Kehadiran Kadin di Jayawijaya bukan semata untuk kepentingan bisnis, tetapi juga sebagai katalisator pembangunan ekonomi daerah, khususnya sektor pertanian yang menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat.
Apabila sinergi antara P3A, Kadin, dan pemerintah daerah terbangun secara konsisten, maka petani Jayawijaya diproyeksikan akan semakin mandiri, sejahtera, dan memiliki daya saing tinggi baik di tingkat regional maupun nasional.
Pemerintah daerah pun menyambut baik kemitraan ini dan membuka berbagai peluang kerja sama untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif di tingkat lokal.
Penulis: Yonas Marian, ST
| Editor : Marinus Haluka