Adhyaksanews. -- --[RIAU SILIP BANGKA], Dalam rangka mengantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Riau Silip bersama unsur lintas sektoral menggelar Apel Kesiapan Pemadaman Kebakaran Hutan dan Kawasan Taman Nasional, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Bernai, Desa Berbura, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, dengan melibatkan sekitar 70 peserta dari berbagai unsur terkait.
Apel diikuti oleh Camat Riau Silip, Kapolsek Riau Silip beserta personel, Danramil Belinyu beserta personel TNI, Kasat Satpol PP beserta Personel PP Bangka, BKSDA, Damkar Pemerintah Kabupaten Bangka, Linmas Kecamatan Riau Silip, perangkat dusun, serta masyarakat Desa Bernai dan Desa Berbura.
Kapolsek Riau Silip IPTU Gali Rakasiwi, SH, mengatakan, apel tersebut merupakan langkah kesiapsiagaan bersama untuk memastikan personel maupun sarana prasarana pemadaman dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan sinergitas seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di sekitar kawasan hutan dan Taman Nasional. Kita memastikan personel, peralatan dan koordinasi sudah siap sehingga apabila terjadi kebakaran dapat segera ditangani dan tidak meluas,” ujar Kapolsek Riau Silip.
Dalam apel tersebut juga dilakukan pengecekan perlengkapan pemadaman serta koordinasi mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan apabila ditemukan titik api.
Kapolsek Riau Silip juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan. Apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” tambahnya.
Kegiatan apel ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, BKSDA, Damkar, Satpol PP, Linmas dan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla.
Dengan kesiapan personel, sarana prasarana serta koordinasi yang baik, diharapkan setiap kejadian kebakaran dapat ditangani secara cepat dan tepat sehingga tidak meluas serta mengancam kawasan hutan dan Taman Nasional.(Yun's)
| Editor : Koni Setiadi