Kamis, 30 Juli 2026

Tim DKPPKB Basel Dan Puskesmas Toboali Kunjungi Dapur Program MBG Raida Lima Teladan

Adhyaksanews. -- --Toboali – Dalam upaya memastikan kualitas serta keamanan pangan bagi peserta didik penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tim dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan bersama Puskesmas Toboali melakukan kunjungan ke dapur penyedia makanan di wilayah Toboali, Senin (20/10/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau proses pengajuan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) oleh dapur SPPG Raida Lima Teladan. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa suatu tempat pengolahan makanan atau minuman telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ditetapkan pemerintah, demi menjamin keamanan pangan serta melindungi kesehatan masyarakat dari risiko penyakit akibat makanan yang tidak higienis.

Kepala Bidang Ervina, SKM

Kabid Kesmas Dinas Kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga Berencana Bangka Selatan ( DKPPKB ) Basel mengatakan, kegiatan ini merupakan kunjungan perdana ke dapur SPPG di Kabupaten Bangka Selatan sebagai bagian dari koordinasi kesiapan pelaksanaan program MBG.

“Hari ini kami melakukan inspeksi awal di dapur SPPG Raida Lima Teladan Al Barokah untuk melihat sejauh mana kesiapan dapurnya, sehingga kami bisa memberikan masukan dan informasi terkait kelayakan dapur tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa catatan yang perlu dipenuhi mitra SPPG antara lain nilai Indeks Kebersihan Lingkungan (IKL) minimal 80, tata letak dapur (layout) yang sesuai standar, serta kelengkapan surat domisili usaha.

“Alhamdulillah, sebagian besar persyaratan sudah dipenuhi oleh pihak dapur. Untuk beberapa syarat lanjutan, kami masih menunggu koordinasi dengan kepala SPPG Raida Lima Teladan,” paparnya.

Sementara itu, Ramalia, AMKL

Tenaga sanitasi lingkungan (TSL) Puskesmas Toboali menyampaikan, bahwa pihaknya juga memberikan edukasi kepada pengelola dapur terkait penggunaan air bersih, penyimpanan bahan makanan pada suhu aman, serta pemakaian alat masak yang higienis.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, sebagian besar aspek dapur telah memenuhi standar sedangkan untuk sumber air, baik dari sumur galian maupun sumur bor, secara fisik tidak berbau, tidak berasa, dan tidak berwarna. Namun, kami masih menunggu kehadiran kepala SPPG di dapur Raida Lima untuk melanjutkan pemeriksaan mikrobiologi dan kimia air,” jelas Rama.

Ia berharap dapur SPPG Raida Lima Teladan dapat segera melengkapi persyaratan agar memperoleh SLHS, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Toboali dapat berjalan cepat, aman, sehat, dan berkualitas, harapannya.

| Editor : Koni Setiadi