Sulawesi Utara, Adhyaksanews. -- --Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah 2 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara bergerak cepat melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan dan berlubang.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran. Perbaikan difokuskan pada titik-titik jalan yang sebelumnya terpantau mengalami kerusakan, terutama lubang yang berpotensi membahayakan pengendara.
Petugas lapangan dari Satker PJN Wilayah 2 BPJN Sulut terlihat melakukan penambalan lubang dengan metode tambal cepat menggunakan material aspal, agar kondisi jalan kembali rata dan aman dilalui kendaraan. Pekerjaan dilakukan secara bertahap di sejumlah ruas jalan nasional yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.
Pihak Satker PJN Wilayah 2 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin jalan nasional, khususnya dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan pada masa mudik dan arus balik Idul Fitri.
“Kami terus berupaya memastikan kondisi jalan nasional tetap dalam keadaan layak dan aman dilalui masyarakat. Perbaikan lubang jalan ini menjadi prioritas, terutama menjelang mudik lebaran agar perjalanan masyarakat bisa lebih nyaman,” ujar salah satu petugas di lokasi pekerjaan.
Selain melakukan penambalan jalan berlubang, petugas juga melakukan pemantauan kondisi jalan secara berkala guna mengantisipasi kerusakan baru yang mungkin terjadi akibat cuaca maupun tingginya intensitas kendaraan.
Masyarakat pun mengapresiasi langkah cepat Satker PJN Wilayah 2 BPJN Sulut yang turun langsung melakukan perbaikan jalan, sehingga jalur yang akan dilalui para pemudik dapat lebih aman dan nyaman.
Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan arus mudik dan arus balik Idul Fitri di wilayah Sulawesi Utara dapat berjalan lancar, serta meminimalisir potensi kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak.(Atar)
| Editor : Koni Setiadi