Jakarta, Adhyaksanews. -- --Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin menerima penghargaan “Outstanding Leadership in Advancing Justice and Integrity” pada CNN Indonesia Awards 2025 yang bertajuk Kolaborasi & Harmoni Menggapai Asta Cita Untuk Negeri, yang di selenggarakan di The Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta pada Jum’at (31/10/2025).
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Chairman CT Corp Chairul Tanjung atas apresiasi kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang dinilai berhasil mengawal Asta Cita dengan penegakan hukum yang profesional, humanis dan berintegritas.
Hadir dalam acara ini, berbagai tokoh nasional penerima penghargaan (award) dari CNN Indonesia Awards 2025 sebagai berikut :
1. Menteri Koordinator Bidan Pangan Zulkifli Hasan,
2. Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol (Purn) M. Tito Karnavian,
3. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti,
4. Kepala Kepolisan Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo,
5. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin dan
6. Ketua Komisi I DPR RI Utut Ardianto.
CNN Indonesia menilai Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah menghadirkan hukum yang berkeadilan, substantif dan tidak tebang pilih.
Selain itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin juga telah memperkuat pemberantasan korupsi secara masif, sebagai landasan menuju pemerintahan yang bersih.
Komitmen tersebut menegaskan peran Kejaksaan Agung sebagai pilar utama dalam memajukan hukum dan integritas nasional.
Melalui siaran pers ini, dirinya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh CNN Indonesia, sekaligus menyampaikan komitmennya untuk terus menegakkan hukum secara humanis dan berlandaskan hati nurani, serta komitmen pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.
“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan, sesungguhnya ini adalah keberhasilan bagi Insan Adhyaksa di seluruh Indonesia. Tentunya penghargaan ini adalah hadiah bagi seluruh Jaksa di Indonesia atas capaian positif, kinerja dan dedikasi kalian,”Ucapnya Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin.
Kapuspenkum Kejagung RI
| Editor : Koni Setiadi