Selasa, 22 September 2026

Pemerintah Kabupaten Sitaro Gerak Cepat Antisipasi Bencana Banjir Bandang Di Sitaro

Sitaro,  Adhyaksanews. -- --Tragedi awal tahun 2026 di alami Kabupaten Kepulauan Sitaro. Daerah kepulauan yang merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Nusa Utara ini mengalami banjir bandang di hari minggu tanggal 4 Januari 2026. Ada tiga kecamatan yang mengalami dampak bencana ini. Kecamatan Siau Timur, Siau Barat dan Siau Barat Selatan. Dan ada 5 Desa yang mengalami bencana dan yang terparah terjadi di kelurahan Bahu Kampung Sondang Kecamatan Siau Timur. Informasi yang di himpun sampe hari ini ada 14 korban jiwa, 2 hilang dan dan 108 jiwa dari 35 KK di evakuasi untuk menghindari bencana susulan. 

Mengapresisasi gerak cepat dari Pemerintah Kabupaten melalui Bupati Chyntia Inggrid Kalangi, SKM, yang turun langsung meninjau lokasi bencana dan langsung menginstrusikan pihak-pihak terkait terutama BPBD untuk terjun ke lokasi membantu dan memulihkan lokasi-lokasi kejadian yang terdampak bencana. Bupati Chyntia Inggrid Kalangit selain meninjau langsung semua lokasi terdampak bencana, juga bertemu langsung dengan keluarga korban yang meninggal akibat bencana bandang ini. Pempimpin daerah yang di kenal dengan julukan Srikandi dari Nusa Utara ini juga turut merasakan duka yang di alami seluruh keluarga korban. Bupati Chyntia Inggrid Kalangit memberi penguatan kepada seluruh kelurga korban.

Sejak terjadi bencana sampai hari ini semua pihak yang ada di Sitaro khususnya di lokasi terdampak bencana lewat Pemerintah yang dalam hal ini BPBD bersama anggota TNI dan Polri, Sukarelawan dan seluruh masyarakat yang ada, bahu-membahu merelokasi dan berusaha mencari korban yang sampai hari ini masih belum di temukan imbas tertimbun material yang hanyut akibat banjir bandang. 

Lewat bencana banjir bandang yang terjadi ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui Bupati Chyntia Inggrid Kalangit, SKM langsung menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrmetereologi di Kabupaten Sitaro. Bupati Chyintia Inggrid Kalangit juga menghimbau seluruh masyarakat yang ada di Kepulauan Sitaro untuk tetap waspada atas analisis BMKG terhadap situasi cuaca eksitrim yang beberapa hari kedepan di perkirakan masih akan berlangsung.(Andi) 

| Editor : Koni Setiadi