Selasa, 04 Agustus 2026

PASTI: Jabatan Untuk Mengabdi

Adhyaksanews. -- --[JAKARTA],  Organisasi tidak dibangun untuk mengejar kedudukan, melainkan untuk melahirkan pengabdian, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Semakin besar sebuah organisasi, semakin besar pula tanggung jawab moral anggotanya untuk bekerja dengan tulus dan memberi solusi bagi kepentingan bersama.

Ketua Umum DPP PASTI (Pengacara dan Aktivis Sejati), Rudy Silfa, S.H., M.H., menegaskan bahwa jabatan hanyalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Menurutnya, kehormatan seorang pengurus tidak diukur dari posisi yang disandang, tetapi dari dedikasi, kerja nyata, dan manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.

"Tujuan kita berorganisasi bukan untuk mencari kepentingan pribadi, bukan untuk mengejar popularitas, dan bukan untuk saling membanggakan jabatan. Kita hadir untuk memperbanyak silaturahmi, memperbanyak teman, memperkuat persaudaraan, serta bersama-sama mengabdi kepada masyarakat," tegas Rudy Silfa.

Menurutnya, setiap pengurus dan anggota PASTI harus menjadi pribadi yang mampu menghadirkan solusi, menebarkan semangat kebersamaan, serta berdiri di barisan terdepan dalam memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan kepentingan masyarakat.

"Jangan hanya menjadi nama dalam daftar kepengurusan. Jadilah pengurus yang benar-benar bekerja, bergerak, dan bermanfaat. Organisasi akan dikenang bukan karena banyaknya anggotanya, tetapi karena besarnya pengabdian yang diberikan kepada masyarakat," lanjutnya.

PASTI mengajak seluruh pengurus di semua tingkatan untuk memperkuat persatuan, menjaga kekompakan, dan terus menghadirkan karya nyata. Sebab, organisasi yang besar adalah organisasi yang mampu memberikan manfaat, menjadi harapan masyarakat, serta meninggalkan jejak pengabdian bagi bangsa dan negara.

Dewan Pimpinan Pusat-Pengacara dan Aktivis Sejati (DPP-PASTI)

"Berjuang Untuk Kebenaran, Bekerja Dengan Ikhlas."

| Editor : Koni Setiadi