Sulawesi Utara, Adhyaksanews. -- -- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, hari ini secara resmi melantik 3.420 Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Acara pengukuhan massal tersebut digelar di halaman Kantor Gubernur Sulut dan dihadiri oleh ribuan pegawai serta pejabat daerah.
Pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulut untuk memperkuat sumber daya manusia di sektor pelayanan publik dan pendidikan. Dari total 3.420 PPPK yang dilantik, sebanyak 3.324 orang akan bertugas sebagai tenaga teknis di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sementara 96 lainnya akan mengabdi sebagai tenaga pendidik di sekolah-sekolah di seluruh penjuru Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa status sebagai PPPK bukan hanya sekadar pengakuan formal, melainkan juga tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Ini adalah momen bersejarah bagi birokrasi Sulut. Saya berharap seluruh PPPK yang baru dilantik dapat menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas,” ujar Gubernur Yulius di hadapan peserta upacara.
Salah satu PPPK yang dilantik, Hetty S., mengungkapkan kebahagiaannya setelah menempuh proses seleksi yang ketat. “Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari perubahan di Sulut. Ini adalah kesempatan untuk berkontribusi lebih bagi daerah,” katanya.
Kebijakan ini mendapat apresiasi dari pemerhati kebijakan publik, yang menilai langkah ini sebagai upaya strategis untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas layanan masyarakat.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan sesi foto bersama, menandai dimulainya babak baru bagi PPPK Sulut dalam mendukung kemajuan Daerah.
