Dimana akhir dari kegiatan itu lantai pada permukaan terlihat kasar tidak merata bahkan menyisakan banyaknya titik genangan air yang diduga akan mempengaruhi kualitas pembangunan lanjutan ditahun depan.
Selain itu pula kayu-kayu yang masih menempel ditiang pancang belum dilepaskan sebagaimana pada kegiatan proyek Pemerintah lainnya.
Adanya hal tersebut, akhirnya tidak membuat suatu bangunan itu terlihat indah bahkan seperti seperti belum selesai dikerjakan.
Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Agus saat dikonfirmasi oleh media ini terkait pembangunan tersebut mengatakan, kegiatan sudah dikatakan rampung pada waktu yang ditentukan dan sehingga pembangunan akan dilanjut ditahun mendatang
"Alhamdulillah sudah selesai dan akan dilanjutkan paket baru tahun 2024 untuk penuntasan program penataan," tulis dirinya saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (19/12/23).
Disinggung mutu dan kualitas pekerjaan seperti lantai kasar hingga permukaan tidak rata bahkan banyak titik genangan air serta menyisakan banyak sisa-sisa kayu sisa dari penunjang alat kerja di tiang pancang yang belum dilepas.
Agus katakan, pembangunan ditahun depan lantai akan dilanjutkan dengan pemasangan keramik berbahan batu alam.
"Iya untuk kegiatan tahun depan 2024 nanti akan dipasang lantai dengan dasar batu alam. Sedangkan untuk kayu-kayu akan nanti akan dibersihkan semua," kata dirinya.
"Tolong bantu kawal tahun depan kita tuntaskan supaya cantik. Sekarang lagi proses tender, mudah-mudahan Februari sudah tandatangan kontrak," jelas
( Pitrianto Saputro )
