Adhyaksanews. -- -- Jayawijaya, Dalam semangat solidaritas dan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat Wamena pasca terjadinya situasi krisis yang mengganggu stabilitas demokrasi dan kemanusiaan, organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung Plus di Jayawijaya menginisiasi aksi kemanusiaan bertajuk "Solidaritas OKP, Cipayung Plus Peduli Demokrasi Jayawijaya. 30 April 2025
Melalui gerakan bersama ini, Cipayung Plus membuka posko donasi terbuka sebagai bentuk respon cepat untuk membantu masyarakat terdampak. Aksi kemanusiaan ini merupakan kerja kolaboratif lintas organisasi, termasuk GMKI, HMI, PMKRI, dan GMNI.
Kebutuhan Bantuan
Adapun jenis bantuan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini meliputi:
1. Bahan Makanan Pokok (Bama)
2. Pakaian Layak Pakai
3. Alat Tulis Sekolah
4. Donasi Uang Tunai

Donasi dalam bentuk barang dapat langsung diserahkan ke Posko Induk yang berlokasi di Sekretariat HMKJ (Kompleks Tongkonan) Sementara itu, donasi uang tunai dapat dikirim melalui rekening korlap:
Rekening Korlap:
0311-0116-4280-507 a.n. Ikranul Sudarwan (Ketua HMI Jayawijaya) – Bank BRI
Jangka Waktu Pe\ngg29 April – 12 Mei 2025
Rencana Aksi dan Penyaluran
Distribusi dan aksi penggalangan dana akan dilakukan di beberapa titik strategis, yaitu:
1. Pasar Sinakma
2.Pasar Misi
3. Pasar Baru
4. Pasar Potikelek
5. Jalan Irianl
Jadwal aksi akan berlangsung pada hari Selasa, Kamis, dan Jumat selama periode penggalangan donasi.
Struktur Koordinasi Kegiatan:
1. Koordinator Umum (GMKI): Bung Yulianus Kepno
2. Wakil Koordinator (HMI): Abang Fakri
3. Kepala Logistik (PMKRI) Bung Opinus Asso
4. Sekretaris Logistik (GMNI): Bung Ignasius R. Pekey
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi, dan individu untuk turut ambil bagian dalam aksi solidaritas ini.
"Wa.. wa.. wa.." Seruan semangat yang menggema dari hati para pemuda Jayawijaya untuk Wamena.
#PrayForWamena
#SaveWamena
#SalamSolidaritas
#PeduliAksiKemanusiaan
#WamenaKotaDANI
Penulis: Marinus Heluka
Penulis : Marinus Heluka | Editor : Tya