Jumat, 24 April 2026

Sang Jenderal Kristomei Sianturi Pulang Ke Tanah Kelahiran Kotabumi

Lampung Utara,  Adhyaksanews. -- --Di bawah langit siang Kotabumi yang mulai meredup, sebuah pemandangan penuh haru sekaligus inspiratif tersaji di Taman Pemakaman Umum (TPU) Sribasuki. Menjelang fajar suci Romadhon 1447 H, Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos, M.Si., (Han), memilih sejenak meninggalkan kesibukannya demi satu tujuan, bersimpuh di pusara orang tua.

Langkah tegap sang Jenderal terhenti di depan nisan mendiang Dra. Hj. Nuril Huda Roibi dan Mangatas Sianturi. Di sana, di gang sempit Kamboja, Kelurahan Sribasuki, putra daerah kebanggaan Lampung Utara ini membuktikan bahwa setinggi apa pun pangkat yang dipikul di pundak, bakti kepada orang tua adalah kehormatan yang paling utama.

Tradisi, bakti, dan keteladanan

ziarah kubur atau nyekar bumi ini bukan sekadar rutinitas menjelang bulan puasa. Kehadiran Mayjen Kristomei membawa pesan moral, edukatif yang mendalam bagi seluruh prajurit dan masyarakat. Di tengah tanggung jawab besar mengawal program strategis negara, ia menunjukkan sisi humanis keteladanan seorang pemimpin yang tak pernah melupakan akar asalnya.

"Ini adalah refleksi nilai luhur TNI. Menghormati orang tua yang telah melahirkan dan mendidik kita adalah fondasi karakter seorang prajurit sejati," ungkap kerabat yang hadir di lokasi.

Momen penuh khidmat, dalam kunjungan pada Rabu (18/02/2026) siang tersebut, Pangdam didampingi oleh, Letkol Inf Roni Faturohman (Dandim 0412/LU) beserta Ketua Persit KCK Cabang XXXII, Kapten Inf Harpian Sari (Danramil 412-04/Kotabumi) beserta jajaran Babinsa dan keluarga besar kerabat handaitolan.

Suasana khusyuk menyelimuti saat doa-doa dipanjatkan. Momen ini meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga besar TNI dan warga sekitar yang menyaksikan kerendahan hati sang Jenderal. Sinar matahari senja seolah memayungi prosesi ziarah tersebut, memberikan kesan "bercahaya" pada tradisi yang menjaga spirit dan spiritualitas memasuki bulan suci Romadhon.

Seluruh Keluarga besar mendoakan semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat termulia di sisi Allah SWT, diampuni segala khilaf nya, berkumpul bersama hamba-hamba-Nya yang beriman.(Tata) 

| Editor : Koni Setiadi