Jumat, 24 April 2026

Ring Balok Di Puskesmas Bohabak Retak, Warga Khawatir Akan Keselamatan

Adhyaksanews. -- -- Boltara – Sebuah sorotan tajam datang dari masyarakat terhadap kondisi fisik bangunan Puskesmas Bohabak yang terletak di Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sulawesi Utara. Ring balok bangunan puskesmas dilaporkan mengalami keretakan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun tenaga kesehatan yang beraktivitas di dalamnya.

Temuan ini berawal dari laporan warga yang merasa khawatir dengan kondisi bangunan yang terlihat tidak aman. Awak media yang menindaklanjuti laporan tersebut segera melakukan peninjauan ke lokasi dan mendapati bahwa ring balok tersebut memang mengalami keretakan yang cukup serius.

Pihak Puskesmas Bohabak menyatakan bahwa laporan mengenai kerusakan struktur bangunan ini sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tindakan nyata ataupun upaya perbaikan dari pihak terkait.

Ring balok merupakan elemen krusial dalam struktur bangunan, berfungsi untuk menahan beban atap agar tidak roboh. Jika ring balok tersebut retak, kekuatan bangunan dapat berkurang secara signifikan dan menimbulkan potensi runtuhnya atap secara tiba-tiba. Hal ini tentu sangat membahayakan keselamatan pasien, pengunjung, maupun tenaga kesehatan.

Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran vital dalam pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk penanganan darurat, imunisasi, dan pelayanan ibu dan anak. Jika bangunan tidak layak atau membahayakan, maka pelayanan bisa terganggu dan risiko kecelakaan meningkat.

Publik berharap agar Dinas Kesehatan Boltara segera merespons dengan cepat dan melakukan tindakan perbaikan. Keterlambatan dalam menangani masalah ini bisa berujung pada insiden yang membahayakan jiwa.

Untuk informasi lebih lanjut atau tindak lanjut dari pihak terkait, awak media akan terus melakukan pemantauan serta menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) meskipun telah di hubungi awak media terkait temuan tersebut.

Penulis : Atar | Editor : Tya