Sabtu, 25 April 2026

Penyebaran HOAX Atau Black Campaign Potensi Mengagalkan Pemilihan Walikota Pangkal Pinang

Photo pembagian sembako satu tahun silam saat zeki menjabat Anggota DPRD1 Photo pembagian sembako satu tahun silam saat zeki menjabat Anggota DPRD1

Adhyaksanews.com Pangkal Pinang, jum,at 8//VIII/2025 Ketatnya persaingan dalam dunia politik menjadi salah satu pemicu maraknya kampanye hitam atau yang biasanya disebut dengan Black campaign .Pesta demokrasi sebentar lagi akan dilaksanakan dipangkal pinang dalam rangaka pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pangkal Pinang tepatnya pada tanggal 27 Agustus 2025.

Persaingan reputasi masa kelam calon yang positif atau negatif banyak di jadikan bomberang atau alat untuk menjatuhkan sesama kandidat yang pada akhirnya bisa memperkeru keadaan suasana politik,yang terjadi pada paslon no urut 2 pasangan Molen dan Zeki Yamani baik selama yg ini dilakukan oleh Haji Zeki Yamani beserta Istrinya di masa masih menjabat sebagai Anggota Dewan Propinsi { DPRD I Bangka Belitung} Daerah pilihan { DAPIL }kota Pangkal Pinang .

Nurtini istri Zeki Yamani menjelaskan ",Memang kami semasa pak Haji zeki terdiri dari Anggota Dewan,kami lah biasa berbagi kepada orang kurang mampu atau yang belum beruntung,anak yatim bahkan tetanga yang datang ke rumahku kami berbagi walaupun sedikit, hanya setelah Bang Zeki nyalon Wakil Walikota banyak aturan dan larangan dari KPU dan Banwaslu seperti bagi sembako,bantu tetangga jadi saya atas nama keluarga minta ma,af sebesar besarnya kepada Masyarakat Pangkal pinang untuk fitnah yang di lontarkan kandidat lain. Untuk sementara di tunda dulu sampai pemilihan,Walikota

pangkal pinang selesai.

Kepada ibui2 ,mak2 anak2 yatim,saya mohon pengertianya do,a dan dukunganya untuk mendukung kami pada hari Rabo 27 Agustu datang ke TPS biar kegiatan kami berbagi kepada Masyarakat belum beruntung berjalan kembali kita bisa merasakan apa yang di rasakan warga kami.

Editor : ansori //tim Adhyaksanews.com //A2s Bangka Belitung//jumat /VIII/2025.