Selasa, 15 September 2026

Penampakan Jalan Nasional Rusak Hantui Pengendara, Kinerja BPJN Sulut Dipertanyakan

Adhyaksanews. -- -- MINSEL – Kondisi jalan nasional di tanjakan tikungan Munte, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara, menuai sorotan publik. Ruas jalan yang seharusnya menjadi akses vital penghubung antarwilayah itu tampak rusak, sehingga dinilai membahayakan pengendara yang melintas, khususnya pada malam hari atau saat hujan turun.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, kerusakan terlihat pada permukaan aspal  di titik tanjakan tikungan. 

Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas, terlebih bagi kendaraan roda dua dan kendaraan bermuatan berat yang kerap melintas di jalur tersebut.

Publik pun mempertanyakan kinerja Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulawesi Utara (BPJN Sulut) selaku pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional di wilayah Sulawesi Utara.

Publik menduga mutu dan spesifikasi pekerjaan perbaikan jalan tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun spesifikasi teknis yang diatur dalam kontrak kerja konstruksi. Pasalnya, perbaikan yang dilakukan diduga tidak bertahan lama dan kembali mengalami kerusakan dalam waktu relatif singkat.

Secara regulasi, penyelenggaraan jalan nasional diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan yang menegaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab menjamin jalan dalam kondisi laik fungsi dan memberikan keselamatan bagi pengguna jalan.

Tak hanya itu, aspek keselamatan pengguna jalan juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mewajibkan penyelenggara jalan segera memperbaiki jalan rusak yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Apabila terbukti terdapat kelalaian dalam pengawasan maupun pelaksanaan pekerjaan, maka pihak penyelenggara maupun kontraktor pelaksana dapat dimintai pertanggungjawaban administratif hingga perdata sesuai ketentuan perundang-undangan.

Publik mendesak agar BPJN Sulut segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan di lokasi tersebut, termasuk melakukan audit teknis terhadap material dan metode pengerjaan yang digunakan. 

Publik  berharap perbaikan segera dilakukan secara menyeluruh dan sesuai standar teknis, bukan sekadar tambal sulam yang bersifat sementara. Mengingat jalur tersebut merupakan akses utama transportasi, kondisi jalan yang rusak bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menantikan langkah konkret dari BPJN Sulut untuk memastikan jalan nasional di tanjakan tikungan kembali aman dan layak dilalui.

Penulis : AR | Editor : Tya