Adhyaksanews. -- --Sebuah langkah spektakuler telah di perjuangkan Bupati Kepulauan Sitaro CHINTYA INGGRID KALANGIT, SKM setelah melakukan kunjungan di Kementerian Dalam negeri. Upaya tersebut di lakukan untuk mencari solusi, setelah pembahasan pergeseran anggaran APBD 2025 mengalami deadlock di DPRD Sitaro. Pertemuan ini di terima langsung oleh Bapak Rikie, S.STP, M.SI, selaku Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Kemendagri. 
Hasil yang di dapatkan dalam pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri tersebut seperti memberikan angin segar bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sitaro untuk merealisasikan anggaran yang sangat krusial di beberapa bidang yang sangat penting. Seperti Kesehatan, Pendidikan dan beberapa proyek penting lainnya, yang adalah jawaban atas kebutuhan penting masyarakat Kabupaten Sitaro. Konsultasi yang sudah di laksanakan bersama tersebut memberi sinyal pemerintah daerah kabupaten Sitaro untuk mempergunakan otoritas sebagai pelaksana anggaran lewat ragulasi Perkada. Pimpinan Daerah yang tak pernah tinggal diam dan di juluki SRIKANDI Dari Nusa Utara ini, pulang membawa kebijakan atas pergeseran anggaran tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.
Setelah perjalanan tersebut Bupati Sitaro sekaligus mengunjungi dan bertemu langsung General Manager PLN SULUTENGGO untuk membahas persoalan tentang sering terjadinya pemadaman listrik di Sitaro Khususnya pulau Siau. Dalam pertemuan tersebut Ibu Bupati menyampaikan pentingnya kebutuhan sentral energi listrik untuk seluruh masyarakat Sitaro. Sehingga akhirnya lewat permohonan tersebut menghasilkan Perjanjian KSO antara PLN SULUTENGGO dan Pemda Sitaro. Dimana Sitaro kembali mendapatkan rekomendasi penambahan 1 unit Genset 1000 Kw yang akan di masukan dalam APBD 2026.
Hari ini, Bupati juga mengunjungi PT Pertamina untuk membahas terjadinya kelangkaan BBM pada beberapa hari yang lalu yang terjadi di Sitaro khususnya di pulau Siau. Di temui Adhyaksa News sebelum kembali ke Sitaro, Bupati CHINTYA INGGRID KALANGIT, SKM memberikan pernyataan, "Tidak ada yang perlu di kuatirkan dengan suasana yang sempat membuat masyarakat Sitaro resah pada beberapa hari yang lalu karena kelangkaan BBM. Setelah bertemu dengan pimpinan PT Pertamina, ternyata ini cuma persoalan tekhnis atas keterlambatan penyaluran BBM lewat perjalanan kapal"
"Di harapkan agar semua masyarakat Sitaro tetap tenang menghadapi persoalan ini. Mari menyikapinya dengan bijaksana. Tidak perlu saling menyalahkan. Semua kebutuhan BBM di Sitaro pasti akan terpenuhi" demikian Bupati menutup pernyataannya.
Prestasi yang fenomenal atas kebijakan serta upaya yang di lakukan oleh Bupati Sitaro yang lebih di kenal SRIKANDI dari Nusa Utara ini di lakukan untuk menjawab semua keragu-raguan terhadap kinerja pemerintah daerah setelah pembahasan anggaran APBD mengalami kebuntuan di Gedung DPRD dan beberapa persoalan yang terjadi di Kabupaten Sitaro. Semua terselesaikan. Perfecto!
Aplaus buat SRIKANDI Dari Nusa Utara!Y
Penulis : Everly Toembio | Editor : Koni Setiadi