Senin, 14 September 2026

Kades Mekar Sekuntum : Angkat Bicara Terkait Proyek Irigasi Rawa Tebas Di Wilayahnya 500 Meter

Adhyaksanews. -- --[SAMBAS KALBAR], Kepala Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jamian akhirnya angkat bicara terkait Proyek Pekerjaan Irigasi Rawa Tebas (Komplek Kebun Jeruk).

Seperti diketahui kegiatan proyek pekerjaan tersebut, yaitu Pintur Air 1 (satu) Unit, Pemasangan Batu 3.200 meter, dan Long Storage 479 meter bersumber APBN Sistem Year Contrack (SYC) Tahun 2025 - 2026.

Kegiatan proyek pekerjaan tersebut, bernaung dibawah Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWSK 1) Pontianak Kalimantan Barat, senilai Rp 22.794.979.000 (dua puluh dua miliar tujuh ratus sembilan puluh empat juta sembilan ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah), CV Anugerah Bayuarya Perkasa selaku Pelaksana (Kontraktor).

Sayangnya, proyek pekerjaan tersebut, kena Andedum-02 menjadi Rp 21.750.000.000 (dua puluh satu miliar tujuh ratus lima puluh juta rupiah). Muncul dugaan kegiatan pekerjaan tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis.

Hal itu terlihat dari pekerjaan pemasangan batu trase Irigasi sekitar ribuan meter ada tanaman pohon kelapa dan tanaman lainnya dilokasi Desa Mekar Sekuntum. Namun keterangan Kades Mekar Sekuntum, "Hanya 500 Meter".

Kemudian Kepala Desa (Kades) Mekar Sekuntum, Jamian angkat bicara kepada tim awak media beberapa waktu lalu. Terkait proyek pekerjaan Irigasi Rawa Tebas yang masuk ke wilayahnya menerangkan.

"Saya sampaikan proyek irigasi hanya 500 (lima ratus) meter untuk di wilayah Desa Mekar Sekuntum, hasil sosialisasi pak, memang tanam tumbuh pohon kelapa tersebut, penghasilan mereka sehingga tidak bisa di tumbang, kesimpulannya proyek tersebut dilanjutkan pembangunannya".

Kades Jamian juga menambahkan, terkait salah satu warga yang tanam tumbuhnya di gusur, saya tidak tahu, setahu saya saat di sosialisasikan hanya 500 (lima ratus) meter dan pihak pelaksana (CV Anugrah Bayuarya Perkasa) tidak menyebutkan ada irigasi saya tidak tahu, ucap Kades Mekar Sekuntum, Jamian.

Ini elemen publik menyoroti puluhan miliar anggaran yang digunakan untuk proyek pekerjaan Irigasi Rawa Tebas, jika berdampak kegagalan di proyek pekerjaan tersebut.

Agar di uji kualitative secara serius dari perspektif Penegakan hukumnya yang bila terbukti ada dugaan kecurangan di proyek pekerjaan tersebut. Beranikah APH Tipikor Kalimantan Barat. Untuk mengungkap kasus dugaan Korupsi di proyek tersebut.

Selanjutnya awak media konfirmasi melalui pesan WhatsApp Manajer Pengawas Teknis CV Anugerah Bayuarya Perkasa, Wiwit Wijanarko hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan atau terkesan "BUNGKAM". Terkait voleme pekerjaan di wilayah Desa Mekar Sekuntum. (EZ113)

| Editor : Koni Setiadi