Minggu, 23 Agustus 2026

Polsek Bolangitang Salurkan Air Minum Siap Konsumsi Untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang Di Desa Ollot Induk

Adhyaksanews. -- --[BOLMUT],  Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak fenomena El-Nino dan kemarau panjang, Polsek Bolangitang melaksanakan kegiatan pendistribusian air isi ulang siap minum kepada warga Desa Ollot Induk, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Selasa (18/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Desa Ollot Induk tersebut dimulai pukul 16.30 WITA dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Bolangitang, Ipda Rachmat Sondeng. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Samapta Polsek Bolangitang Aiptu Amrullah Lantapa, S.H, Bhabinkamtibmas Brigpol Y.S. Moray, Sekretaris Desa Ollot Induk Ciril Posumah, Kasi Kesejahteraan Irwan Pontoh, Kepala Dusun II Filja Kohongiq, serta masyarakat Dusun II dan Dusun III Desa Ollot Induk.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kapolsek Bolangitang yang menekankan pentingnya kepedulian dan sinergi dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat berkurangnya sumber air selama musim kemarau. Setelah itu, dilakukan penyerahan bantuan air isi ulang siap minum kepada warga yang membutuhkan.

Sebanyak 25 galon air minum isi ulang berkapasitas 19 liter disalurkan kepada masyarakat Desa Ollot Induk, khususnya warga Dusun II dan Dusun III yang terdampak krisis air akibat kemarau panjang.

Kapolsek Bolangitang menjelaskan bahwa pendistribusian air minum ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama kebutuhan air minum, guna mencegah dehidrasi dan mengurangi dampak krisis air yang terjadi akibat kekeringan ekstrem.

Fenomena penurunan curah hujan dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan debit sungai, sumur bor warga, serta embung mengalami penyusutan bahkan mengering lebih cepat dari biasanya. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air layak konsumsi.

Melalui kegiatan ini, Polsek Bolangitang juga mendorong pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta berbagai pihak terkait dalam mempercepat pemetaan wilayah terdampak kekeringan dan meningkatkan efektivitas distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat.

Sasaran utama bantuan ini adalah warga yang berada di wilayah yang mengalami krisis air dan kekeringan ekstrem, khususnya masyarakat yang tinggal di daerah rawan kekeringan, kawasan rentan kemiskinan, serta pemukiman yang sumber air utamanya mengalami kekeringan.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan selama pelaksanaan kegiatan, petugas melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan penanggung jawab kegiatan guna membantu mengatur proses pendistribusian. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya antrean yang berpotensi menimbulkan gesekan antarwarga serta mengantisipasi dampak cuaca panas terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

Kegiatan pendistribusian air minum siap konsumsi tersebut berakhir pada pukul 17.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif, serta mendapat apresiasi dari masyarakat yang menerima bantuan. (AR)

| Editor : Koni Setiadi