Adhyaksanews. -- -- Maluku Utara -- Lagi - lagi terjadi penyimpangan Dana Desa, bahkan upah buruh pembongkaran tiang listrik di Desa Totala kecamatan Loloda yang dilakukan oleh Kepala Desa Alpinus Nyong diduga belum dibayar.
(Halbar, 13/3/2025)
Saat Awak media mengkonfirmasi melalui saluran telepon, ada salah satu warga menjelaskan, bahwa pada tahun 2019 kemarin ada alokasi Dana untuk BUMDES, namun tidak ada realisasi, bahkan saat warga menanyakan hal itu, kata Kepala Desa Alpinus Nyong, bahwa Dana nya suda di kembalikan ke kas Negara,"kata Kepala Desa, tanpa ada keterangan lebih lanjut
Tak cuma itu, ada sejumlah kegiatan yang tertuang dalam APBD Desa, dalam beberapa tahun anggaran tak sesuai dengan, realisasi di lapangan, sehingga ini merupakan laporan pertanggung jawaban ke Bupati yang diduga merupakan laporan fiktif

Salah satu seperti yang tertera dalam prasasti, yaitu pembangunan Drainase dan Jembatan yang di anggarkan pada tahun 2022, dengan total anggarannya 142.000.000, volume bangunan 1×14 meter, Diduga juga pembuatan Drainase dan jembatannya Tidak terealisasi, warga juga bertanya - tanya, dimana letak jembatannya...?? karena, faktanya tak ada jembatan yang di bangun pada Tahun itu, ungkap salah satu warga.
Beberapa warga di antarnya menambahkan, bahwa terkait saluran air atau drainase, saat itu bukan merupakan bukan merupakan muatan APBD Desa, namun hanya kebijakan yang di ambil oleh kepala Desa tanpa ada di lakukan musyawarah Desa.
