Adhyaksanews. -- --Salak // Ujian hari terakhir Kelulusan tingkat pelajar SMA di seluruh wilayah Indonesia pasti di warnai dengan aksi para pelajar yang melakukan Coret - coret Baju seragam sekolahnya dengan menggunakan Spidol dan Cat Pilox sebagai bentuk Euforia, rasa Solidaritas bersama telah mengikuti ujian terakhir dan menunggu waktu Kelulusan, namun hal tersebut tidak terjadi pada murid pelajar di SMA Negeri 1 Salak Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu 16 April 2025 sekira pukul 12.30 wib di SMA Negeri 1 Salak Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumut.
Hal ini berkat koordinasi apik dari Pihak Sekolah SMA Negeri 1 Salak dengan Polres Pakpak Bharat dalam hal ini Polsek Salak dan orang tua para muridnya langsung, dimana pada hari terakhir (Rabu, 16 April 2025 ) ujian pihak sekolah mengadakan Assessment kepada Siswa/i kelas XII yang telah menyelesaikan ujian terakhir dengan menghadirkan Kapolsek Salak AKP Terada Tarigan dan personilnya serta para orang tua/wali Murid yang datang langsung untuk datang langsung untuk anak mereka di SMA Negeri 1 Salak.
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, M.Si melalui Kapolsek Salak AKP Terada Tarigan yang sampaikan oleh Ps. Kasi Humas Polres Pakpak Bharat Aiptu Widodo mengatakan hal ini bertujuan untuk kebaikan murid-murid pelajar di SMA Negeri 1 Salak itu sendiri, jangan sampai terjadi hal - hal yang tidak di inginkan karena Euforia dari para murid pelajar ini yang menjaga keamanan dirinya, yang biasanya setelah ujian selesai di hari terakhir, aksi lanjut coret - coret baju seragam sekolah dan Konvoi, hal itu lah lah menjadi dasar di adakan kegiatan Assessment kepada para murid pelajar di SMA Negeri 1 Salak ini, terang Aiptu Widodo.
Baik Kapolsek Salak AKP Terada Tarigan, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Salak Ibu Nurlaila Solin, SP.d mengambil peran dalam memberikan Assessment / pembinaan kepada para murid pelajarnya, mengingat dari sini perjuangan mereka masih panjang, mungkin ada yang akan lanjut ke bangku kuliah atau pun pun merantau mencari pekerjaan, selanjutnya setelah bubar pun dari sekolah ini walaupun di jemput orang tua muridnya Kapolsek Salak dan anggotanya akan tetap melakukan patroli rutin ke titik-titik rawan dimana pelajar sekolah biasa duduk mangkal sebagai antisipasi aksi coret - coret Baju dan Konvoi Kenderaan untuk memastikan murid kelas XII SMA Negeri 1 Salak yang berjumlah 210 siswa/i benar benar telah kembali pulang ke rumahnya masing - masing, pungkas Aiptu Widodo.
Penulis : Tim | Editor : wana