Sabtu, 09 Mei 2026

GAM Luwu Raya Periode 2025-2027 Resmi Dilantik

Palopo,  Adhyaksanews. -- -- Komando Wilayah Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya Periode 2025-2027 telah resmi dilantikan yang bertemakan " Menyatukan Barisan, Mewujudkan cita-cita Revolusi GAM" 

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Alfri Jamil, SE.M.SI. serta Dandim, bahkan Perwakilan dari Komando Pusat GAM, Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rudi Arianto, S.H selaku Dewan Perjuangan Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya. Prosesi pelantikan di pandu oleh Muh. Ardianto Palla, S.H. 

Ketua panita pelaksana pelantikan, Muh. Gilang Al Fahrizi terimakasih kepada seluruh yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan pelantikan Komando Wilayah Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya periode 2025-2027

"Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan kepada senior-senior yang memberikan sumbangsih baik itu dari segi materi maupun non materi," tegas Gilang

Pada momentum tersebut, Ahmad Hanifulla resmi dilantik sebagai Panglima Komando Wilayah Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya periode 2025-2027. Dalam pidatonya ia menegaskan komitmennya bahwa dia akan akan menghadirkan warna baru dalam kepemimpinannya.

Ia menekankan bahwa GAM Luwu Raya akan terus mengawal kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat.

pastikan bahwa Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya akan terus menjadi hantu bagi Penguasa yang Dzolim. Dan yang menjadi Prinsip Perjuangan kami di GAM itu sederhana , bahwa Penindasan adalah Musuh abadi GAM, Demokrasi Kerakyatan adalah tawaran tetap GAM dan Semangat kemenangan rakyat adalah Jiwa perjuangan GAM," ujar Ullah

Kegiatan pelantikan dirangkaikan dengan Dialog Mahasiswa Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya denga tema, Satu Tahun Perjalanan MBG, stop atau lanjut.

Akmal Mahyuddin Sebagai narasumber dialog mengatakan Program Makanan Bergizi Gratis bahwa pentingnya pengawasan yang lebih bagus agar distribusi MBG ini lebih transparan sehingga tidak ada lagi yang keracunan makanan MBG ini, Ujarnya.

Fitra Dwi maudi sebagai narasumber kedua, ia menyampaikan makanan bergizi gratis (MBG) tidak ada. Karena saya menduga program ini hanya buang" anggaran dari aspek kesehatan, pendidikan. Ujarnya 

Eka Putri Fadilah Narasumber ketiga Program MBG, dari banyaknya permasalahan tentang program ini banyak yang perlu di evaluasi. Mulai dari keracunan terhadap MBG saya rasa kita perlu mengevaluasi mulai dari sop, pengecekan kelayakan dapur, dan terkhusus gizinya. Menurutnya 

Ahmad Hanifulla selaku narasumber terakhir, Makan Bergizi Gratis ini telah memasukan usia 1 tahun pada 06 Januari dari satu tahun banyak ketimpangan" seputar program ini karena dana yang di gelontorkan sebesar 306 T dan saya menduga MBG itu tidak ada regulasi yang mengatur di karena ini hanya instruksi dari Presiden Prabowo Subianto, Perpres juga memangkas anggaran pendidikan dan kesehatan jadi menurut saya MBG lebih baik di hentikan.Ujarnya(*) 

| Editor : Koni Setiadi