Toboali Basel, Adhyaksanews. -- --Entah apa alasan ketidakjelasan tunda menunda pelaksanaan rekontruksi Pengeroyokan dr Fauzan oleh dua orang yang diketahui satu dari pelakunya adalah oknum kepolisian yang berdinas di wilayah hukum Polda Babel aktif saat kejadian itu sebagai Ajudan Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid dan satu orang pelaku lainnya RD (wiraswasta) salah satu warga Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat.
Pelaksanaan rekontruksi pengeroyokan dr Fauzan sesuai jadwal resmi yang sudah ditentukan pihak Satreskrim Polres Bangka Selatan pada hari ini Rabu jam 10:00 (WIB) (06/05/2026) Pagi.
Jadwal resmi yang dikeluarkan pihak Satreskrim Polres Bangka Selatan pelaksanaan rekontruksi pengeroyokan dr Fauzan pada hari ini sesuai Undangan dari pihak Satreskrim Polres Bangka Selatan. 
Sampai saat ini sejumlah Jurnalis (wartawan) beberapa warga sekitar dan korban dr. Fauzan korban pengeroyokan masih menunggu pelaksanaan rekontruksi masih mengambang tidak jelas tak ubah tayangan prank yang viral viral di medsos.
Saat ditanya awak media, dr Fauzan mengatakan pelaksanaan rekontruksi Pengeroyokan dirinya sepertinya pindah lokasi dengan alasan keamanan, 
" barusan pihak Satreskrim polres Bangka Selatan menghubungi saya, memberitahukan bakal tidak digelar di Tempat Kejadian Perkara" Terang dr. Fauzan
Lalu dr. Fauzan menjawab tidak panjang lebar dengan singkat, agar mengkonfirmasi hal ini ke Penasehat Hukumnya.
Saat disinggung jika pelaksanaan rekontruksi pindah di tempat lain, dr Fauzan dan keluarganya merasa keberatan.
'kalau pindah lokasi pelaksanaan rekontruksi kasus saya ini, saya dan saksi-saksi dari pihak saya yang melihat langsung kejadian hari itu merasa keberatan " Jawabnya singkat.
Kekecewaan yang dirasakan oleh salah satu warga setempat DD (51) saat ditanya langsung ketidakjelasan pelaksanaan rekontruksi pengeroyokan dr Fauzan karena tidak sesuai dengan jadwal undangan pihak Satreskrim Polres Bangka Selatan
"saya pribadi kecewa,karena saya mendapat kabar pelaksanaan rekontruksi pengeroyokan dr Fauzan jam 10 hari ini, sampai sekarang juga belum ada pelaksanaan rekontruksi pengeroyokan dr Fauzan" ujarnya
Saat mendapatkan jawaban atau konfirmasi langsung dari Kasat reskrim Polres Basel melalui wawancara langsung oleh setelah selesai proses pelaksanaan rekontruksi yang di lakukan di mako Polres Bangka Selatan mengatakan, tidak dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebenarnya dikarenakan suatu pertimbangan keamanan. 
"Karena pertimbangan keamanan, maka kami rubah pelaksanaan rekontruksi pengeroyokan dr Fauzan di mako Polres Bangka Selatan" Jawab Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan AKP Imam Sastriawan, S.H,. M.Si.
(koset)
| Editor : Koni Setiadi