Sragen, Adhyaksanews. -- --Nasib SPPG atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) samping kandang Babi akhirnya gagal berdiri dan harus pindah lokasi lain Kamis 8 Januari 2026.
Usai viral terkait penemuan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sragen dekat kandang Babi, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) secara mendadak menerjunkan tim investigasi untuk memantau langsung
dapur SPPG DAARUL QURAN di Desa Banaran,Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Rabu (7/1/2026).
Tim yang dipimpin langsung oleh Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro, tiba di lokasi sekitar pukul 17.40 (WIB).
Kedatangan Jenderal bintang satu ini seolah menegaskan betapa seriusnya dampak sosial dan teknis yang ditimbulkan dari pembangunan dapur yang berdampingan dengan peternakan babi tersebut. Sehingga pusat yang harus turun tangan.
Pantauan di lokasi, Brigjen Dony beserta tim langsung menuju kandang babi milik Angga Wiyana Mahardika. Namun, pemeriksaan tersebut berlangsung tertutup. Awak media dilarang masuk ke area kandang. Usai meninjau kandang, tim bergeser masuk ke dalam gedung SPPG untuk memeriksa ruangan-ruangan dapur yang telah selesai dibangun.(*)
| Editor : Koni Setiadi