Adhyaksanews. -- --[ SAMBAS ], Kegiatan pekerjaan Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek (Kebun Jeruk) senilai Rp 22.794.979.000 berlokasi di Desa Sungai Tebas, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, selesai dikerjakan oleh CV Anugerah Bayuarya Perkasa, jadi sorotan.
Sorotan itu bukan tidak berdasar, pasalnya disalah satu media online edisi tanggal 10 Oktober 2026 judul." Bangunan Irigasi Selesai, Warga Memberikan Apresiasi tertinggi Kepada Seluruh Pihak Terkait".
"Warga berharap pembangunan seperti ini dapat dijadikan contoh untuk kegiatan serupa dimasa mendatang supaya manfaat bangunan akan dirasakan lebih lama sehingga berdampak pada hasil pertanian dan menjadi penunjang dalam peningkatan pendapatan daerah".
Pelaksana kegiatan memberikan tanggapan," kami melakukan pekerjaan ini memang sebaik mungkin sesuai gambar sehingga hasilnya membuat kita bersama menjadi puas, dan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung dan memberikan support terutama warga sekitar," ungkapnya.
Ironisnya pernyataan tersebut, dibantah oleh Rudi warga Sambas, karena terlihat sebagian kegiatan pekerjaan pemasangan batu trase irigasi sekitar 800 meter ada yang ditimbun menggunakan tanah setempat dan ada yang tidak ditimbun tanah, bahkan kayu cerucuk masih nampak terlihat.
Kondisi tersebut, memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak. Celakanya ada pekerjaan yang pernah mengalami ambruk ini sudah menimbulkan keretakan dan sewaktu waktu akan terulang kembali, ucap Rudi.
Ia juga menambahkan, kami meminta adanya pemeriksaan lapangan secara menyeluruh, termasuk pengecekan material, metode pelaksanaan, volume serta kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan kontrak, sebut Rudi dengan nada tegas.
Bahkan Rudi menuding CV Anugerah Bayuarya Perkasa lepas tanggung jawab terhadap tanaman tumbuh milik sekeluarga Aris warga Desa Mekar Sekuntum, di pekerjaan pemasangan batu trase irigasi. Jika kegiatan pekerjaan tersebut, terjadi masalah di kemudian hari siapa yang akan bertanggung jawab..???, pungkasnya.
Menurut keterangan Manajer Pengawas Teknis, Wiwit Wijanarko, ST beberapa waktu lalu kepada awak media, kegiatan pekerjaan Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek (Kebun Jeruk) Kecamatan Tebas terdiri :
"1(satu) Pintu air, Pemasangan Batu kurang lebih 3200 meter, dan Long Storage 479 meter, terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Solar di suplay langsung oleh pemilik alat berat eksavator".
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari PPK Satker Balai Wilayah Sungai Kalimantan 1 (BWSK 1) Pontianak, Kalimantan Barat, terkait Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek (Kebun Jeruk) Kecamatan Tebas. (EZ113).
| Editor : Koni Setiadi