Jumat, 30 Oktober 2026

Prioritas Kesehatan Warga Menjadi Utama Pemdes Petai Patah, Ditengah Minimnya Anggaran

Adhyaksanews. -- --[ KETAPANG KALBAR ], Bukti nyata Pemerintah desa (Pemdes) Petai Patah, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, memiliki peran penting dalam program kesehatan, karena kesehatan merupakan pondasi dari kualitas hidup yang bagi masyarakat.

Meskipun dana pendapatan desa terpangkas dari Pemerintah Pusat. Namun Pemerintah desa (Pemdes) Petai Patah, mengucurkan dana anggaran untuk kesehatan masyarakat di prioritaskan dan tetap di utamakan.

Karena program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pola hidup sehat. 

Hal ini disampaikan Kepala Desa (Kades) Petai Patah, Norman menyampaikan Kepada awak media, Rabu (29/10/2026, bahwa

Pemerintah desa Petai Patah, mengalokasikan anggaran Tahun 2026 untuk program kesehatan sekitar Rp 250 juta, dari hasil Pendapatan desa Tahun 2026 sekitar Rp 800 juta sampai Rp 900 Juta.

"Memang ada pengurangan anggaran dari pusat yang cukup signifikan. Namun, kami berprinsip bahwa kesehatan warga adalah investasi yang tidak bisa ditunda. Jika fisik bangunan bisa kita tunda tahun depan, urusan nyawa dan gizi masyarakat harus tetap jalan," ujar Normansyah.

Ia juga menambahkan, poin utama program kesehatan yang tetap dipertahankan meski terjadi efisiensi anggaran antara lain :

*Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa (Obat-obatan) ;

*Tambahan Insentif Bidan Desa/Perawat Desa; Penyediaan Pelayanan KB dan Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin, dst.

*Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan Balita dan Ibu Hamil).

*Rembug Penanganan Stunting Desa ; Pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita stunting tetap menjadi prioritas untuk mengejar target penurunan angka stunting nasional.

Kami selaku Kepala Pemerintah Desa berharap warga dapat memaklumi dengan kondisi ini. Penghematan juga dilakukan pada pos belanja rutin kantor dan perjalanan dinas perangkat desa untuk memastikan dana yang ada benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, pungkasnya. (EZ113)

| Editor : Koni Setiadi