Kamis, 16 April 2026

Info Terkini Korban Tenggelam Terseret Ombak Masih Dalam Pencarian

Belitung Timur,  Adhyaksanews. -- --‎‎ Komandan Pos Kantor Pencarian dan Pertolongan Belitung Timur, Indra Prasta , sampaikan ke media Adhyaksanwes pencarian satu korban tenggelam masih dilakukan bersama tim gabungan. "Kita masih lakukan pencarian bersama tim gabungan," kata Indra Danpos.

‎Sehari sebelumnya, insiden ini bermula saat Minggu (28/9/2025) pukul 17.00 WIB dimana 4 (empat) orang wisatawan berenang di pantai Menara Desa Baru Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur, keempatnya merupakan anak warga lokal desa baru manggar dengan identitas:

‎1. Ardhita Rahayu (P/17)

‎2. Miranda (P/17)

‎3. Sahira (P/11)

‎4. Zira Aprilia (P/11)‎

‎Diketahui keempat korban sedang mandi di pantai menara. Pada saat berenang, tiba-tiba korban bersama temannya terseret arus. Pengunjung sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera melakukan pertolongan, 3 korban berhasil dievakuasi dengan kondisi satu korban selamat a.n Ardhita Rahayu, sedangkan 2 korban lainnya a.n Miranda dan Sahira meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara 1 korban a.n Zira Aprilia terseret arus dan tenggelam. Kondisi ombak yang cukup kencang saat kejadian disertai arus yang kencang serta banyaknya korban menyebabkan 1 korban tidak dapat terselamatkan. Keluarga korban yang mengetahui anaknya belum ditemukan melaporkan kejadian tersebut ke Kadus Desa Baru kemudian informasi diteruskan ke Pos SAR Belitung untuk meminta bantuan SAR.

‎Menerima informasi kejadian dari Tim Rescue Pos SAR Belitung Timur, Kansar Pangkalpinang mengirimkan 1 Tim rescue menuju lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan yang didukung oleh Rescuer Pos SAR Beltim, TNI AL Beltim, Ditpolairud Polda Babel, Satpolair Polres Beltim, Polsek Manggar, BPBD Kab. Beltim, Tagana Kab. Beltim, Pramuka Peduli dan keluarga korban berupaya melakukan pencarian. Tim SAR Gabungan juga turut mengerahkan beberapa alut palsar air diantaranya Kapal RIB (Rigid Inflatabel Boat) milik Basarnas, Rubber Boat dan beberapa kapal nelayan untuk membantu mencari korban.  ( SMS/Tim) 

| Editor : Koni Setiadi