Rabu, 22 April 2026

Bencana Gunung Ruang Pembelajaran Terbaik Diakhir Tahun Untuk Pemerintahan Bupati Kepulauan Sitaro Chintya Inggrid Kalangit, SE

Sitaro, Adhyaksanews. -- --Sebuah pembelajaran yang luar biasa sedang membentuk dan memproses Pemerintahan CHINTYA INGGRID KALANGIT, SE di Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk menjdi lebih baik ke depan. Minggu yang lalu Kabupaten Sitaro sempat menjadi ramai dengan turunnya Tim dari Kejati Sulut. Tujuannya untuk mengumpulkan bukti-bukti atas Dana Bantuan Simultan Gunung Ruang yang di isukan terindikasi Korupsi. Situasi ini di manfaatkan oleh beberapa pihak yang dari awalnya berseberangan dengan Pemerintahan Bupati CHINTYA INGGRID KALANGIT, SE.

Ada kelompok yang lebih di kenal dengan Barisan Kecewa ini memframing kondisi Kabupaten Sitaro dengan turunnya Tim Dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara seakan-akan langit seperti runtuh dan akan berakhir akibat proses awal penyelidikan isu terindikasinya korupsi Dana Bantuan Gunung Ruang. 

Namun bagi para intelektual hukum, proses ini masih panjang. Belum ada peningkatan Status ke Penyidikan. Kondisi Hukum ini masih berada dalam ruang lingkup Praduga Tak Bersalah. Informasi yang di terima bahwa Tim Kejati Sulut belum menemukan bukti kuat untuk menunjukan dan melanjutkan masalah Gunung Ruang ini.  

Bagi masyarakat Sitaro patut berbangga dengan Bupati CHINTYA INGGRID KALANGIT, SE. Sekalipun diterpa dengan berbagai pernyataan untuk menyudutkan dan menjatuhkan Pemerintahan yang di pimpinnya, namun dengan penuh ketenangan menunjukan sikap welcome untuk menyambut kedatangan Tim Kejati Sulut di tanah Sitaro. 

Satu hal yang sungguh luar biasa yang di tunjukan SRIKANDI dari Nusa Utara ini adalah mengajak masyarakat tetap tenang dan menghargai proses penyelidikan awal dan juga untuk tidak hanyut dengan propaganda negatif dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang bertujuan menciptakan narasi hoaks lewat ujaran kebencian.

Salah satu tokoh masyarakat Sitaro yang enggan namanya di publikasikan memberi pernyataan, "Sejak awal Pemerintahan CHINTYA INGGRID KALANGIT, SE di lantik dan berkuasa di Kabupaten Sitaro, ada kelompok yang terbentuk seperti gerakan under ground. Yang awalnya bergerak secara diam-diam. Namun akhir-akhir ini secara terang-terangan menunjukan pergerakan mereka"

Selanjutnya sang Tokoh masyarakat sebagai sumber pernyataan ini menambahkan, "Isu pergerakan ini di Sutradarai oleh oknum yang mensuport terbentuknya Pansus DPRD Sitaro, yang bekerja dengan pihak-pihak yang mampu mencari-cari kekurangan dan kelemahan Pemerintahan CHINTYA INGGRID KALANGIT, SE termasuk mencari-cari kesalahan lewat isu Bantuan Gunung Ruang atas penyalah gunaan Dana Wewenang."

"Strategi yang di susun oleh kelompok ini adalah jika di temukan indikasi penyalahgunaan wewenang dari Bupati CHINTYA INGGRID KALANGIT, SE, maka akan menuntun Pansus DPRD Sitaro tahun depan untuk menggunakan Hak Interpelasi dan Hak angket yang tujuannya untuk memaksulkan Bupati CHINTYA INGGRID KALANGIT, SE. Jika rencana ini mulai bergerak, saya anggap ini siasat jahat yang harus di ketahui seluruh masyarakat Sitaro. Saya akan mengajak masyarakat Sitaro untuk pasang kuda-kuda dengan niat para wakil rakyat di DPRD Sitaro, kami harus melawan" demikian menutup pernyataan kepada Adhyaksa News dengan penuh semangat. (Everly Tumbio) 

| Editor : Koni Setiadi