Kamis, 22 Oktober 2026

Filippo CP Harumkan Kota Tebing Tinggi, Sabet Emas Ganda Anak Anak Putra Dan Perunggu Tunggal Anak Anak Putra Di Sirnas C Victor Indocafe PBSI Sumut 2026

Adhyaksanews. -- --[ TEBINGTINGGI ],  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet bulutangkis muda asal Kota Tebing Tinggi. Filippo Coztazzio Pranata, siswa SMP Budi Dharma Kota Tebing Tinggi, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali emas nomor ganda putra dan medali perunggu nomor tunggal putra pada ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) C Victor Indocafe PBSI Sumut 2026 yang berlangsung di GOR PBSI Sumut, Deli Serdang, 12–17 Oktober 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Tebing Tinggi, khususnya keluarga besar PBSI Kota Tebing Tinggi dan SMP Budi Dharma yang terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet berprestasi.

Pada pertandingan final nomor ganda putra, Filippo yang berpasangan dengan Haydhar Al Zakhiri tampil penuh semangat menghadapi sesama pasangan Jaya Raya Solo, Abimanyu dan Rizqy Abdullah.

Pertandingan berlangsung sengit sejak gim pertama. Filippo/Haydhar berhasil merebut gim pembuka dengan skor 15-9. Namun, Abimanyu/Rizqy memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan setelah memenangkan gim kedua dengan skor 15-13.

Memasuki gim penentuan, kedua pasangan saling mengejar angka. Pertarungan semakin menegangkan ketika pertandingan memasuki poin-poin kritis. Berkat ketenangan, kekompakan, dan semangat pantang menyerah, Filippo/Haydhar akhirnya memastikan kemenangan melalui rubber game dengan skor 15-9, 13-15, dan 17-15.

Kemenangan dramatis tersebut sekaligus mengantarkan Filippo/Haydhar berdiri di podium tertinggi dan berhak membawa pulang medali emas.

Kekalahan di Semifinal Tunggal Jadi Motivasi Bangkit

Di balik keberhasilan meraih medali emas ganda putra, tersimpan kisah perjuangan dan motivasi besar dari kedua atlet muda tersebut.

Sebelumnya, Filippo dan Haydhar harus menerima kekalahan pada babak semifinal nomor tunggal putra. Filippo dan Haydhar masing-masing dikalahkan oleh Abimanyu dan Rizqy Abdullah, yang kemudian kembali mereka hadapi dalam pertandingan final ganda putra.

Kekalahan di nomor tunggal ternyata tidak mematahkan semangat keduanya. Sebaliknya, hasil tersebut menjadi motivasi tambahan untuk bangkit dan membuktikan kemampuan mereka di nomor ganda putra.

Berikut rancangan pernyataan syukur Filippo dan Haydhar:

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kami sangat bersyukur bisa meraih medali emas. Sebelumnya, kami sama-sama mengalami kekalahan di semifinal tunggal putra dari lawan yang akhirnya kami hadapi kembali di final ganda putra. Kekalahan itu menjadi motivasi bagi kami untuk bangkit dan memberikan permainan terbaik," ungkap Filippo dan Haydhar.

"Kami tidak ingin menyerah begitu saja. Kami ingin membuktikan bahwa kekalahan bukan akhir dari perjuangan. melalui kerja keras, kekompakan, dan saling percaya, kami akhirnya bisa membalas kekalahan tersebut dengan meraih medali emas. Terima kasih kepada orang tua, pelatih, sekolah, dan semua pihak yang selalu mendukung kami,"* lanjut keduanya.

Bagi Filippo, keberhasilan ini semakin lengkap setelah dirinya juga berhasil mempersembahkan medali perunggu pada nomor tunggal putra.

Ketua PBSI Kota Tebing Tinggi Gho Kian Tjai Apresiasi Prestasi Filippo

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Tebing Tinggi, Gho Kian Tjai, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan Filippo Coztazzio Pranata yang mampu mengharumkan nama daerah pada kejuaraan tingkat nasional.

Dalam rancangan sambutannya, Gho Kian Tjai menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari latihan disiplin, kerja keras, serta dukungan orang tua, pelatih, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pembinaan atlet.

"Atas nama Pengkot PBSI Kota Tebing Tinggi, kami mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Filippo Coztazzio Pranata yang telah berhasil meraih medali emas ganda putra dan medali perunggu tunggal putra pada Sirnas C Victor Indocafe PBSI Sumut 2026," ujar Gho Kian.

"Prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda Kota Tebing Tinggi memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional. Kami berharap keberhasilan Filippo dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya agar terus berlatih, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi," tambahnya.

Gho Kian Tjai juga menyampaikan terima kasih kepada SMP Budi Dharma, para pelatih, dan orang tua yang telah memberikan dukungan kepada Filippo dalam mengembangkan bakat dan kemampuannya.

"Kami berharap sinergi antara PBSI, sekolah, klub, pelatih, dan orang tua terus diperkuat. Pembinaan atlet usia dini harus menjadi perhatian bersama agar Kota Tebing Tinggi mampu melahirkan lebih banyak atlet bulutangkis berprestasi di masa mendatang," tutupnya.

Keberhasilan Filippo juga mendapat apresiasi dari keluarga besar SMP Budi Dharma 

Kepala SMP Budi Dharma Bapak Henry Bedsinarcan Lingga menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih salah satu siswanya tersebut.

Dalam rancangan pernyataannya, pihak sekolah menegaskan komitmen untuk terus mendukung siswa yang memiliki bakat dan potensi, baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

"Kami dari keluarga besar SMP Budi Dharma Kota Tebing Tinggi mengucapkan selamat kepada ananda Filippo Coztazzio Pranata atas prestasi luar biasa yang telah diraih. Keberhasilan meraih medali emas dan perunggu pada kejuaraan bulutangkis tingkat nasional merupakan kebanggaan bagi sekolah, orang tua, dan masyarakat Kota Tebing Tinggi," ungkap Kepala SMP Budi Dharma.

Pihak sekolah juga berharap keberhasilan Filippo menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SMP Budi Dharma untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan mengembangkan potensi masing-masing.

Jadi Inspirasi Atlet Muda Kota Tebing Tinggi

Keberhasilan Filippo Coztazzio Pranata bersama Haydhar Al Zakhiri menjadi salah satu cerita membanggakan dari penyelenggaraan Sirnas C Victor Indocafe PBSI Sumut 2026.

Perjuangan keduanya menunjukkan bahwa kekalahan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan dapat menjadi titik awal untuk bangkit dan meraih kemenangan.

Dengan torehan satu medali emas dan satu medali perunggu, Filippo diharapkan terus berkembang dan mampu mencatatkan prestasi yang lebih tinggi pada berbagai kejuaraan bulutangkis nasional mendatang.

Prestasi ini sekaligus menjadi penyemangat bagi pembinaan bulutangkis di Kota Tebing Tinggi untuk terus melahirkan generasi atlet muda yang tangguh, bermental juara, dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.(*) 

| Editor : Koni Setiadi