Wamena, Adhyaksanews. -- -Pelaksanaan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jayawijaya yang berlangsung pada 19–20 Desember 2025 di Wamena menjadi cermin kedewasaan intelektual pemuda Papua Pegunungan. Dinamika persidangan yang berlangsung alot dan penuh perdebatan justru memperlihatkan kualitas demokrasi kepemudaan yang sehat dan bermartabat.
Sejak awal persidangan, perbedaan pandangan di antara peserta mewarnai jalannya Rapimpurda. Berbagai interupsi dan perdebatan terbuka terjadi, baik antar peserta maupun dalam forum resmi persidangan. Namun, seluruh dinamika tersebut tetap berada dalam koridor organisasi dan mekanisme persidangan yang sah.
Sidang dipimpin oleh Ketua Sidang Bayam Keroman, didampingi Sekretaris Yusuf Yikwa serta anggota pimpinan sidang Marten Kogoya dan Apolo Hiluka. Di tengah ketegangan yang sempat muncul, pimpinan sidang dinilai mampu bersikap tegas, adil, dan berwibawa sehingga forum kembali kondusif dan fokus pada substansi agenda Rapimpurda.
Jayawijaya selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pergerakan aktivis di wilayah Papua Pegunungan. Berbagai elemen kepemudaan, mulai dari aktivis mahasiswa, organisasi kepemudaan Cipayung, hingga komunitas pemuda lokal, turut memberi warna terhadap dinamika persidangan. Tradisi berpikir kritis dan berargumentasi menjadi ciri khas yang tampak jelas dalam forum Rapimpurda kali ini.
Meski terjadi perbedaan pandangan yang cukup tajam, para peserta menunjukkan sikap profesional dan dewasa. Forum lebih menonjolkan adu gagasan serta kekuatan argumentasi yang rasional, bukan adu emosi maupun tindakan anarkis. Hal ini mencerminkan kematangan intelektual, emosional, dan spiritual pemuda Jayawijaya dalam menyikapi perbedaan.
Pelaksanaan Rapimpurda yang demokratis, terhormat, dan berwibawa ini dinilai sebagai momentum penting dalam konsolidasi organisasi KNPI di Kabupaten Jayawijaya. Bahkan, sejumlah pihak menilai Rapimpurda dan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Jayawijaya kali ini sebagai salah satu pelaksanaan terbaik yang pernah ada.
Ketua DPD I KNPI Papua Pegunungan, Dolpinus Weya, A.Md.Sos, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Rapimpurda. Menurutnya, dinamika yang terjadi justru menunjukkan kualitas kepemimpinan dan kedewasaan berpikir pemuda Papua Pegunungan.
“Di tengah tingginya potensi konflik gagasan, para pemuda Jayawijaya mampu menahan diri, mengelola perbedaan, dan menyelesaikannya secara dewasa, bermartabat, dan bertanggung jawab. Ini adalah cermin kedewasaan intelektual pemuda Papua Pegunungan,” ujarnya.
Rapimpurda ini sekaligus menegaskan komitmen KNPI Papua Pegunungan dalam mengusung semangat persatuan melalui motto “Energy of Harmony”, sebagai landasan membangun solidaritas, dialog, dan kerja bersama antar elemen pemuda.
Dengan berakhirnya Rapimpurda secara kondusif dan bermartabat, diharapkan KNPI Kabupaten Jayawijaya semakin solid dalam menjalankan peran strategisnya sebagai wadah pemersatu pemuda serta mitra kritis pembangunan di Papua Pegunungan ke depan.
Penulis: Marinus Heluka
| Editor : Koni Setiadi