Adhyaksanews. -- --Tebing Tinggi, 26 Maret 2025 – Kondisi anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tebing Tinggi saat ini semakin mempengaruhi. Pemotongan anggaran yang signifikan berpotensi mengganggu partisipasi atlet dalam kejuaraan mendatang serta program Training Camp (TC) mandiri yang terbatas pada hanya 30 atlet.

Ketua KONI Tebing Tinggi, Anton, mengungkapkan anggaran yang diterima KONI dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan drastis. “Di tahun 2020 hingga 2022, anggaran KONI berkisar antara 1,5 miliar hingga 2 miliar rupiah. Namun, untuk tahun 2024-2025, anggaran yang dipilih hanya 700 juta rupiah, dan kini terkena efisiensi menjadi hanya 350 juta rupiah. Ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan KONI untuk mendukung atlet dalam mengikuti kejuaraan,” ujarnya saat konferensi pers di Sekretariat KONI.
Ketua Koni Tebing Tinggi Anton juga menyoroti janji kampanye Wali Kota yang berkomitmen untuk memajukan olahraga di Tebing Tinggi. Ia berharap agar perhatian tersebut dapat terwujud dalam dukungan nyata terhadap anggaran olahraga. “Kami berharap Wali Kota dapat mendengar keluhan kami dan memberikan solusi untuk meningkatkan anggaran,” tambahnya.
Bendahara KONI Tebing Tinggi, Aulia Pitra, menegaskan pentingnya pertemuan dengan Wali Kota untuk membahas masalah pemotongan anggaran. "Kami mohon agar Bapak Wali Kota mempertimbangkan kembali anggaran ini, terutama mengingat ada 35 cabang olahraga yang membutuhkan dukungan," ungkapnya.
Sekretaris KONI, Abdullah Sani Hasibuan, menegaskan meskipun dengan dana yang terbatas, program satu tahun yang telah disusun harus tetap dijalankan. “Jika anggaran kami dipotong lebih lanjut, kami akan mengajak cabang olahraga dan atlet untuk bersama-sama menemui Bapak Wali Kota,” tegasnya.
Situasi ini menjadi perhatian serius bagi komunitas olahraga di Tebing Tinggi. Banyak atlet berharap dapat berpartisipasi dalam kejuaraan dan mendapatkan pelatihan yang memadai. Dengan anggaran yang semakin menipis, harapan untuk meningkatkan prestasi olahraga di daerah yang terancam surut ini. Diperkirakan, pemerintah segera menemukan solusi untuk mendukung pengembangan olahraga di Kota Tebing Tinggi. (Tebing Tinggi)
Penulis : Tim | Editor : Tim