Jumat, 06 November 2026

Dana Tak Cair, Program MBG Di Puncakwangi Kabupaten Pati Di Hentikan Sementara

Pati,  Adhyaksanews. -- -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, dihentikan sementara. Penghentian operasional ini dipicu oleh belum cairnya dana bantuan operasional yang bersumber dari pemerintah pusat.

Pengelola SPPG Tanjungsekar menjelaskan, dana yang seharusnya digunakan untuk mendukung operasional MBG pada periode pertengahan Desember belum diterima hingga batas waktu yang ditentukan. Kondisi tersebut membuat pihak SPPG tidak memiliki cukup anggaran untuk menutup kebutuhan utama, seperti pengadaan bahan pangan, biaya produksi, serta distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Keputusan penghentian sementara diambil sebagai langkah antisipatif agar tidak menimbulkan persoalan baru, termasuk potensi utang kepada pemasok bahan makanan dan gangguan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Penghentian ini bersifat sementara dan akan dievaluasi kembali setelah kejelasan pencairan dana diterima.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Di Pucakwangi, program ini sebelumnya telah berjalan dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pengelola SPPG, mitra penyedia bahan pangan, hingga tenaga dapur dan distribusi.

Pemerintah Kabupaten Pati melalui satuan tugas MBG menyatakan telah menerima laporan terkait terhentinya operasional SPPG di Pucakwangi. Pihak pemerintah daerah berjanji akan melakukan koordinasi dan penelusuran guna mengetahui penyebab keterlambatan pencairan dana tersebut, termasuk berkomunikasi dengan instansi terkait di tingkat pusat.

Wakil Bupati Pati selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Pati menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlangsungan program MBG karena menyangkut kepentingan gizi dan kesehatan masyarakat. Ia berharap persoalan administratif atau teknis yang menyebabkan dana belum cair dapat segera diselesaikan agar pelayanan kepada masyarakat bisa kembali berjalan.

Sementara itu, masyarakat dan pihak sekolah di wilayah Pucakwangi berharap program MBG dapat segera dilanjutkan. Mereka menilai program ini memiliki dampak langsung terhadap pemenuhan gizi anak-anak, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

Hingga berita ini diturunkan, operasional MBG di SPPG Tanjungsekar masih dihentikan sementara sambil menunggu kepastian pencairan dana. Pemerintah daerah mengimbau semua pihak tetap tenang dan menunggu perkembangan resmi terkait kelanjutan program tersebut.(*) 

| Editor : Koni Setiadi