Adhyaksanews // Di tengah harapan masyarakat akan pemerintahan baru di Sulawesi Utara, LSM Independen Nasionalis Anti Korupsi (INAKOR) melemparkan sorotan tajam kepada Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling. Mereka mendesak agar segera dilakukan rotasi pejabat di lingkungan Pemprov Sulut sebagai langkah proaktif untuk mencegah praktik korupsi yang berpotensi mengakar.
Ketua INAKOR Sulut, Rolly Wenas, mengungkapkan keprihatinannya mengenai pejabat yang terlalu lama menduduki posisi strategis. Hal ini, menurutnya, membuka peluang bagi penyalahgunaan wewenang. “Beberapa pejabat Pemprov saat ini bahkan tengah mendapatkan sorotan dari aparat penegak hukum terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana fiskal, hibah, proyek infrastruktur, serta pengadaan barang dan jasa," ujar Rolly.
Rolly menegaskan bahwa rotasi dan mutasi pejabat sejak dini lebih dari sekadar penyegaran. "Ini adalah langkah konkret untuk mencegah korupsi. Jangan biarkan birokrasi dikuasai oknum-oknum yang hanya memikirkan kepentingan pribadi,” tandasnya.
INAKOR juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan untuk memastikan pemerintahan yang bersih dan efektif. Dengan adanya perubahan yang signifikan dalam jajaran pejabat, diharapkan Sulut dapat melangkah menuju era baru yang lebih transparan dan akuntabel. Masyarakat menanti langkah konkret dari gubernur untuk membawa perubahan yang nyata.
Penulis : SArel Moningka | Editor : Tya