Minggu, 02 Agustus 2026

PAMI-P Sulut Soroti Krisis Kepercayaan Di Era Kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus

Adhyaksanews. -- -- Manado – Ketua LSM Pelopor Angkatan Muda Indonesia Perjuangan(PAMI-P) Sulawesi Utara, Jonathan Mogonta, melontarkan kritik terhadap kinerja dan gaya kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus. Ia menilai, dalam dinamika pemerintahan saat ini, mulai muncul indikasi menurunnya tingkat kepercayaan di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

Jonathan mengungkapkan bahwa salah satu indikator krisis kepercayaan tersebut terlihat dari kebijakan penempatan pejabat yang dinilai tidak mencerminkan prinsip profesionalisme dan pemerataan. Ia menyoroti figur Deni Mangala yang disebut memegang beberapa jabatan strategis sekaligus di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah publik. Apakah sudah tidak ada lagi pejabat lain yang memiliki kapasitas dan kualitas untuk mengisi jabatan-jabatan strategis di Pemerintah Provinsi Sulut,” ujar Jonathan.

Menurutnya, konsentrasi jabatan pada satu orang berpotensi memengaruhi efektivitas kinerja birokrasi dan dapat menimbulkan ketidakpuasan di internal OPD. Ia menilai, tata kelola pemerintahan yang sehat seharusnya memberi ruang yang adil bagi aparatur sipil negara yang memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang jelas.

Jonathan menegaskan bahwa kritik tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan kepedulian LSM terhadap jalannya pemerintahan daerah. Ia berharap Gubernur Sulut dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan manajemen pemerintahan agar lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Kepercayaan adalah fondasi utama dalam kepemimpinan. Jika mulai muncul mosi tidak percaya, maka perlu ada langkah korektif agar roda pemerintahan tetap berjalan efektif dan stabil,” tutupnya.

Penulis : DANDY. D. A | Editor : Tya