Senin, 01 Juni 2026

KAMAKSI Pertanyakan Kejujuran Herman Haeron Anggota DPR RI, Mungkinkah SPPD Diserahkan Saat RDP Dengan Dirut Pertamina?

Adhyaksanews. Jakarta -- Viralnya sebuah video di media sosial yang menunjukkan seorang anggota DPR dalam sebuah sidang disodori map merah oleh seseorang menjadi sorotan Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI). Anggota DPR tersebut lalu membubuhkan tanda tangan dan mengambil amplop warna cokelat di map itu dan menyimpannya di bawah meja.

Anggota DPR RI tersebut adalah Herman Khaeron, dari Fraksi Partai Demokrat. Video itu diambil saat Komisi VI sedang rapat bersama Direksi Pertamina pada Selasa, 11 Maret 2025. 

"KAMAKSI meragukan klarifikasi Herman Haeron atas viralnya video tersebut, mungkinkah uang Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) diberikan di momentum yang tidak tepat saat rapat bersama Direksi Pertamina? Kenapa uang SPPD tersebut tidak diberikan diruangan kerjanya kok malah diterima disaat rapat Komisi VI dengan Pertamina? Sejumlah misteri muncul di publik terasa ada yang janggal dalam persoalan tersebut dilihat dari rekaman video amplop cokelat itupun juga dia ambil terkesan terburu-buru langsung dimasukkan ke kantong. Kejujuran Herman Haeron sebagai Anggota DPR kini dipertanyakan, Anggota DPR RI digaji masyarakat janganlah membuat kontroversi atau kegaduhan yang menimbulkan kecurigaan di masyarakat," tegas Ketua Umum DPP KAMAKSI Joko Priyoski.

KAMAKSI berencana akan mendalami persoalan tersebut untuk menggali lebih dalam dan meminta klarifikasi kepada MKD dan Herman Haeron atas kejujurannya kepada rakyat. KAMAKSI mengingatkan agar menjaga perilaku Anggota DPR sehingga tidak menyimpang dan tidak menciderai Marwah Lembaga Legislatif. 

"Fokus memperjuangkan kepentingan serta kesejahteraan rakyat jangan melakukan perbuatan yang menodai kepercayaan rakyat. Rakyat saat ini sudah cerdas dan terus mengawasi kinerja para Wakil Rakyat baik itu di DPR RI ataupun DPD RI. Semoga para Wakil Rakyat di Parlemen amanah menjalankan tugasnya dan tidak membohongi rakyat,"pungkasnya.

Penulis : Tim | Editor : Tya