Jumat, 31 Juli 2026

Ops Ketupat Toba 2025: Gangguan Kamtibmas Dan Laka Lantas Menurun

Adhyaksanews. -- --Medan – Pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2025 menunjukkan hasil yang positif. Gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun kepadatan arus kendaraan di beberapa wilayah masih menjadi perhatian.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, SIK, mengungkapkan bahwa sejak hari pertama hingga hari sepuluh, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 74 kejadian. Angka ini menurun drastis sebesar 62,1 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 195 kejadian.

“Penurunan ini merupakan hasil sinergi petugas di lapangan dan kesadaran masyarakat dalam lalu lintas selama libur lebaran,” ujarnya, Minggu (6/4).

Sementara itu, gangguan kamtibmas tertinggi terjadi pada hari pertama dengan 159 kasus, terbanyak di wilayah Polrestabes Medan (56 kasus). Jumlah terendah tercatat pada hari ke tujuh dengan 63 kejadian, tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Deli Serdang, Tebing Tinggi, dan Langkat. 

Pada hari ke sepuluh, gangguan kamtibmas turun 5 persen dibandingkan hari sebelumnya, dari 124 menjadi 118 kejadian.

Meski demikian, Firman KBP mencatat lima titik kepadatan arus lalu lintas akibat tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata, yakni:

• Jl. Jamin Ginting, Pancur Batu (Medan) – 1 km menuju Berastagi

• Jl. Merdeka, Tiga Raja (Simalungun) – 1,8 km menuju Parapat

• Jl. Ahmad Yani, Air Batu (Asahan) – 1 km

• Jl. Lintas Sumatra, Aek Ledong (Labura) – 4,6 km, terjadi penyempitan jalan

• Jl. Jamin Ginting, Doulu (Tanah Karo) – dari 2,6 km menjadi 6,5 km karena parkir sembarangan

“Kami terus melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di titik-titik padat. Masyarakat diimbau tetap tertib dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama,” tutup Dirlantas.

Penulis : Tim | Editor : Tim