Senin, 03 Agustus 2026

Ketua PWO Dwipa Babel Desak Kajati Babel Usut Tuntas Perampasan Timah 300 Ton di Gudang PT Stanindo Inti Perkasa Pangkal Balam

Pangkalpinang,Adhyaksanews 01 Januari 2026 . Ketua Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWO DWIPA) Bangka Belitung, Tarmizi Yazid, menegaskan agar Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bangka Belitung segera mengusut tuntas perampasan timah balok yang terjadi di Gudang PT. Stanindo Inti Perkasa (SIP) pada Selasa malam, 19 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 WIB. Perampasan tersebut mengakibatkan hilangnya 300 ton timah, terdiri dari 60 ton Regine Tin dan 240 ton Crude Tin, serta beberapa barang lain, seperti solar 2 tanki berkapasitas 5 ton dan sebuah mobil Toyota Avanza berwarna biru.

Kasus ini terjadi di kawasan industri Ketapang, Pangkal Balam, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Perampasan dilakukan secara paksa dan menyebabkan kerugian material yang cukup besar bagi perusahaan PT. SIP, yang berlokasi di Jalan Laks. Malahayati.

Tarmizi Yazid, dalam pernyataannya, menyatakan kekhawatirannya jika kasus ini tidak segera diusut dengan tuntas. “Jika Kajati tidak mengusut dengan serius dan transparan, ini akan menjadi preseden buruk bagi dunia hukum, khususnya di Bangka Belitung. Kami mendesak agar semua pihak yang terlibat dalam perampasan ini diadili sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Menurut Tarmizi, PWO DWIPA akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan memberikan dukungan kepada pihak yang berwajib untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Dia juga mengingatkan pentingnya tindakan hukum yang cepat dan adil agar masyarakat tetap merasa aman dan percaya pada sistem hukum yang ada.
Hingga saat ini, pihak PT. SIP belum memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian ini, namun pihak berwajib telah mengamankan lokasi dan melakukan investigasi lebih lanjut.

Diharapkan dalam waktu dekat, polisi dan Kejaksaan Tinggi akan memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan penyelidikan.
Kasus ini tentunya menjadi perhatian publik, khususnya bagi masyarakat Bangka Belitung, yang berharap agar hukum ditegakkan dengan tegas dan kasus semacam ini tidak dibiarkan tanpa penyelesaian.

Tim Adhyaksanews.com/ A2s/Bangka Belitung
Penulis : Ajoy | Editor : A2s