Kamis, 28 Mei 2026

Diframing Negatif, Publik PALI Sebut Kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji Baru Seumur Jagung, Masyarakat Sudah Cerdas!

Adhyaksanews. -- --  PALI. Meski baru seumur jagung menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten PALI, duet kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji terus disudutkan oleh sejumlah pihak.

Asgianto-Iwan Tuaji sendiri adalah kepala daerah yang baru dilantik Presiden Prabowo pada pertengahan Februari lalu. Itu artinya kepemimpinan kader Gerindra itu bisa dikatakan baru seumur jagung.

Namun, sejumlah isu negatif terus menghiasi publik PALI. Terbaru soal pengadaan kendaraan dinas. Dimana, isu tersebut terus digoreng-goreng yang diduga ada motif dan kepentingan terselubung dibalik framing negatif tersebut.

Bahkan, pada Hari ini, Senin, 23 Juni 2025 sejumlah pihak yang mengatasnamakan kaum ibu-ibu miskin kota melakukan aksi demo di Kejati Sumsel.

"Ini kental sekali dugaan ada udang dibalik batu. Kok, bisa-bisanya demo dilakukan oleh ibu-ibu yang mengaku dari ibu-ibu pengajian lagi. Mereka itu orang asli PALI atau warga mana?," tanya salah satu pemuda PALI, Fujianto (32), Senin, 23 Juni 2025.

Fuji menganalisis, isu tersebut sangat cepat digoreng-goreng bahkan dibawa-bawa keluar Kabupaten PALI.

"Inilah yang menjadi tanda tanya. Jadi kesan memframing negatif Kabupaten PALI atau kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji yang baru seumur jagung ini kental sekali," ulasnya.

Fuji menekankan, jika masyarakat Kabupaten PALI saat ini sudah sangat cerdas. Dia berharap kepemimpinan Bupati PALI Asgianto-Iwan Tuaji tidak terganggu dengan framing tersebut dan tetap fokus untuk menjadikan Kabupaten PALI yang maju sesuai dengan visi misi mereka.

Lebih jauh, Fuji mengajak masyarakat Kabupaten PALI untuk terus mendukung kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji.

"Beliau berdua adalah pemimpin kita. Hilangkan perbedaan pilihan politik jangan ada dendam. Menghormati dan mentaati pemimpin atau ulil amri bagi kita adalah wajib hukumnya. Ini termaktub dalam Qs Annisa ayat 59," pesannya.

Penulis : Tim | Editor : Tya