Adhyaksanews. -- --Badan Gizi Nasional (BGN) resmi membuka kembali seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2025. Rekrutmen ini menjadi peluang besar bagi pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mendapatkan status aparatur negara. Total formasi yang dibuka mencapai 32.000, terdiri dari 31.250 formasi khusus dan 750 formasi umum.
Formasi khusus ditujukan bagi lulusan SPPI dan pegawai yang selama ini bekerja di lingkungan BGN maupun SPPG. Pada formasi ini, jabatan yang tersedia adalah Penata Layanan Operasional, yang dapat diikuti oleh pelamar dengan latar belakang pendidikan S1 atau D4 dari semua jurusan. BGN menegaskan bahwa jalur khusus ini diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada SDM yang sudah berkontribusi langsung dalam program strategis pemerintah, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, formasi umum dibuka untuk masyarakat luas. Beberapa jabatan yang tersedia di antaranya Penata Layanan Operasional dengan kualifikasi S1 Gizi atau D4 Gizi/Dietetika, serta Pengelola Layanan Operasional untuk lulusan D3 Akuntansi atau D3 Gizi. Pelamar hanya diperbolehkan memilih satu jabatan dalam satu instansi selama proses pendaftaran.
Adapun syarat umum yang wajib dipenuhi pelamar meliputi usia minimal 20 tahun dan maksimal 50 tahun, tidak pernah tersangkut kasus hukum, tidak terlibat politik praktis, bebas NAPZA, serta tidak pernah mengunggah konten hoaks atau provokasi di media sosial. Pelamar juga harus bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia sesuai kebutuhan BGN.
Pendaftaran dibuka pada 5–10 Desember 2025, disusul seleksi administrasi, masa sanggah, hingga ujian kompetensi yang berlangsung pada 16–29 Desember 2025. Pengumuman kelulusan dijadwalkan pada awal Januari 2026.
Rekrutmen ini diharapkan mampu memperkuat layanan gizi nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG di seluruh daerah.
| Editor : Koni Setiadi